Konsep Festival Krakatau 2026 Harus Baru, DPRD Minta Tinggalkan Pola Lama

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mikdar Ilyas, Angota Komisi II DPRD Provinsi Lampung
Foto: Farida Nurazizah

Mikdar Ilyas, Angota Komisi II DPRD Provinsi Lampung Foto: Farida Nurazizah

LAMPUNGCORNER.COM – Festival Krakatau 2026 diminta hadir dengan konsep baru. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung didorong melibatkan pihak profesional agar penyelenggaraan lebih inovatif, menarik wisatawan, dan berdampak pada perekonomian daerah.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, menegaskan Festival Krakatau sebagai agenda tahunan harus terus dievaluasi agar kualitasnya meningkat dari tahun ke tahun.

“Festival Krakatau ini agenda rutin setiap tahun. Harus dievaluasi apa yang sudah baik dan apa yang masih menjadi kekurangan, sehingga pelaksanaannya bisa semakin baik,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga :  Tiket Rp35 Ribu, Wisatawan Bisa Nikmati Fasilitas Lengkap di Senaya Beach

Menurut Mikdar, konsep festival tidak boleh berjalan dengan pola yang sama setiap tahun. Inovasi dinilai penting agar Festival Krakatau tetap diminati masyarakat sekaligus mampu bersaing dengan agenda pariwisata di daerah lain.

Ia juga mendorong pemerintah daerah menggandeng pihak profesional dalam merancang konsep acara. Dengan begitu, penyelenggaraan festival diharapkan lebih kreatif dan mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Selain itu, seluruh kabupaten/kota di Lampung diminta dilibatkan untuk menampilkan kekayaan budaya masing-masing. Keberagaman adat, kesenian, hingga bahasa daerah dinilai menjadi potensi besar untuk memperkuat identitas Festival Krakatau sebagai etalase budaya Lampung.

Baca Juga :  Wisata Alam Murah, Curup Padae Tawarkan Air Terjun dan River Tubing

Tak hanya itu, Mikdar berharap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapat ruang lebih luas agar manfaat ekonomi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Festival Krakatau jangan hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan budaya dan produk unggulan Lampung sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Tiket Rp35 Ribu, Wisatawan Bisa Nikmati Fasilitas Lengkap di Senaya Beach
Wisata Alam Murah, Curup Padae Tawarkan Air Terjun dan River Tubing
Diduga Korsleting, Rumah di Rajabasa Ludes Terbakar
Akhir Pekan Murah Meriah, Pinus Ecopark Jadi Favorit Wisatawan
Lampung Diserbu Wisatawan, Tapi Tak Menginap, DPRD Minta Evaluasi
Di Balik Mitos Gunung Kawi, Warisan Sejarah, Budaya, dan Toleransi yang Terus Hidup
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:27 WIB

Konsep Festival Krakatau 2026 Harus Baru, DPRD Minta Tinggalkan Pola Lama

Senin, 13 Juli 2026 - 17:04 WIB

Tiket Rp35 Ribu, Wisatawan Bisa Nikmati Fasilitas Lengkap di Senaya Beach

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:13 WIB

Wisata Alam Murah, Curup Padae Tawarkan Air Terjun dan River Tubing

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:45 WIB

Diduga Korsleting, Rumah di Rajabasa Ludes Terbakar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:16 WIB

Akhir Pekan Murah Meriah, Pinus Ecopark Jadi Favorit Wisatawan

Berita Terbaru

Info Parlemen

Setelah Pandangan Fraksi, DPRD Lampung Lanjutkan Paripurna Senin

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:58 WIB