Saat Publik Melihat Seremoni, Tim Protokol Sudah Bekerja Sejak Fajar

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Protokol Setdakab Lampung Utara, R.A. Habibi (kanan) saat mengawal Bupati Hamartoni Ahadis (memakai peci hitam) turun lapangan. Foto ist

Kabag Protokol Setdakab Lampung Utara, R.A. Habibi (kanan) saat mengawal Bupati Hamartoni Ahadis (memakai peci hitam) turun lapangan. Foto ist

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Jarum jam bahkan belum menyentuh pukul 06.00 WIB ketika telepon genggam R.A. Habibi mulai berdering. Satu per satu pesan masuk silih berganti. Ada perubahan lokasi kegiatan, penyesuaian jadwal, konfirmasi kedatangan tamu penting, hingga laporan kesiapan panggung yang belum sepenuhnya rampung.

Hari belum benar-benar dimulai, tetapi pekerjaan Kepala Bagian (Kabag) Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lampung Utara itu sudah berjalan. Begitulah ritme yang hampir setiap hari dijalani pria yang akrab disapa Habibi tersebut.

Bagi sebagian orang, tugas protokol mungkin hanya sebatas mengatur tempat duduk pejabat, menyusun susunan acara, atau mendampingi kepala daerah dalam kegiatan resmi.

Gambaran itu memang tidak keliru, namun hanya memperlihatkan sebagian kecil dari pekerjaan yang sesungguhnya.

Di balik setiap agenda Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara yang berlangsung tertib dan tepat waktu, terdapat rangkaian pekerjaan panjang yang nyaris tak pernah terlihat publik.

Semua berawal dari sebuah ruang kerja sederhana berukuran 3 x 6 meter, tempat jadwal disusun, koordinasi dilakukan, hingga berbagai skenario cadangan dipersiapkan dengan penuh ketelitian.

Di ruangan itulah R.A. Habibi bersama tim Protokol memastikan setiap mata rantai pekerjaan berjalan tanpa cela.

Suami dari Fitria Oktaviani itu bersama tim harus memahami setiap detail agenda. Mulai dari daftar tamu yang hadir, jalur perjalanan, susunan acara, waktu tempuh, potensi hambatan lalu lintas, posisi tamu kehormatan, hingga kemungkinan perubahan jadwal yang bisa terjadi hanya dalam hitungan menit.

Sebab, kesalahan sekecil apa pun dapat berdampak besar. Salah menyebut nama tamu, keterlambatan beberapa menit, atau kekeliruan menempatkan posisi pejabat dapat mengganggu jalannya sebuah acara resmi. Karena itulah, ketelitian menjadi modal utama dalam dunia protokol.

Baca Juga :  Benahi Pelayanan Kesehatan, Bupati Hamartoni Usulkan Ambulans dan Puskesmas Baru ke Kemenkes RI

“Di pekerjaan ini kami belajar bahwa keberhasilan sebuah acara justru diukur ketika tidak ada yang menyadari betapa rumit proses di baliknya,” tutur pria bertubuh gempal dan enerjik yang juga ayah dari tiga anak itu.

Kalimat sederhana tersebut menggambarkan esensi pekerjaan seorang petugas protokol. Mereka bekerja agar semua terlihat berjalan alami, meski di baliknya terdapat persiapan yang panjang dan penuh perhitungan.

Pekerjaan protokol juga mengajarkan satu hal yang jarang disadari banyak orang, yakni kesiapan menghadapi ketidakpastian. Agenda yang telah disusun selama berhari-hari bisa berubah hanya dalam hitungan menit.

Hujan deras dapat memaksa perpindahan lokasi acara. Tamu kehormatan bisa datang terlambat. Kepala daerah sewaktu-waktu harus membagi waktu karena muncul situasi darurat. Semua kondisi itu menuntut keputusan cepat tanpa menimbulkan kepanikan.

Di saat seperti itulah kemampuan memimpin tim benar-benar diuji.

Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2009 itu memilih berpegang pada satu prinsip sederhana: tetap tenang.

Menurutnya, kepanikan adalah hal terakhir yang boleh terlihat di hadapan pimpinan maupun tamu undangan. Karena itu, setiap anggota tim Protokol selalu dituntut memiliki rencana alternatif untuk menghadapi berbagai kemungkinan.

“Kalau semua berjalan sesuai rencana, itu bagus. Tapi kami juga harus siap ketika semuanya berubah,” ujar Ketua Purna Paskibraka tersebut di sela-sela rutinitasnya, Jumat (17/7/2026).

Banyak orang mengira pekerjaan seorang Kabag Protokol selesai ketika acara berakhir. Kenyataannya justru sebaliknya.

Setelah kegiatan usai, evaluasi langsung dilakukan, laporan disusun, dan agenda hari berikutnya mulai dipersiapkan. Jam kerja pun nyaris tak mengenal batas.

Baca Juga :  Viral Keributan di Bendungan Way Rarem, Bupati Hamartoni dan Dandim Turun Langsung Mediasi Damai

Telepon dapat berdering larut malam. Pesan singkat bisa masuk saat akhir pekan. Hari libur pun belum tentu menjadi waktu untuk benar-benar beristirahat bagi seorang petugas protokol.

Namun bagi Habibi, semua itu bukanlah beban. Baginya, menjadi bagian dari pelayanan publik merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meyakini setiap pekerjaan, sekecil apa pun, akan memiliki makna ketika dilakukan dengan sepenuh hati.

Mungkin masyarakat tidak mengenal nama seluruh anggota tim Protokol. Mungkin pula wajah mereka jarang muncul dalam pemberitaan. Namun setiap kali masyarakat menyaksikan Bupati Lampung Utara menyapa warga, meresmikan pembangunan, menerima penghargaan, atau memimpin rapat penting dengan tertib dan tepat waktu, sesungguhnya ada kerja panjang yang telah dimulai jauh sebelum kamera menyorot lokasi.

Kerja yang tidak mencari tepuk tangan.
Kerja yang tidak mengejar sorotan.
Kerja yang justru dinilai berhasil ketika nyaris tak terlihat.

Di situlah R.A. Habibi, penggemar tim nasional sepak bola Argentina, bersama tim Protokol menjalankan perannya. Mereka mungkin bukan tokoh utama di atas panggung pemerintahan, tetapi merekalah penjaga ritme, penghubung komunikasi, sekaligus pengatur langkah yang memastikan roda pemerintahan terus bergerak tanpa kehilangan irama.

Di balik setiap keberhasilan agenda kepala daerah, selalu ada orang-orang yang memilih bekerja dalam diam. Dan dari ruang kerja sederhana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, R.A. Habibi membuktikan bahwa pengabdian tidak selalu harus berada di bawah sorotan. Terkadang, justru mereka yang bekerja di balik layar menjadi sosok yang paling menentukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik. (*)

Berita Terkait

Hari Patriotik, Jejak Sejarah yang Menuntun Semangat Kebangsaan Hari Ini
Profil Arnando Ferdiansyah, Kader Muda Golkar yang Menguat di Bursa Ketua DPD II Lampung Utara
Kapan Hari Juang Kartika dan Apa Maknanya? Berikut Penjelasannya!
Lagak Laskar Sumatra Timur
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:54 WIB

Saat Publik Melihat Seremoni, Tim Protokol Sudah Bekerja Sejak Fajar

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:21 WIB

Hari Patriotik, Jejak Sejarah yang Menuntun Semangat Kebangsaan Hari Ini

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:32 WIB

Profil Arnando Ferdiansyah, Kader Muda Golkar yang Menguat di Bursa Ketua DPD II Lampung Utara

Senin, 15 Desember 2025 - 12:50 WIB

Kapan Hari Juang Kartika dan Apa Maknanya? Berikut Penjelasannya!

Rabu, 2 Juni 2021 - 15:15 WIB

Lagak Laskar Sumatra Timur

Berita Terbaru

Info Parlemen

Setelah Pandangan Fraksi, DPRD Lampung Lanjutkan Paripurna Senin

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:58 WIB