Lampung Catatkan Rekor Inflasi Terendah Nasional, Pemprov Perkuat Kendali Harga Usai Lebaran 2026

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pengendalian inflasi di tengah dinamika harga selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

Hasilnya, inflasi Lampung tercatat sebagai yang terendah secara nasional, yakni sebesar 1,16 persen (year-on-year/yoy) pada Maret 2026, serta masuk 10 besar provinsi dengan inflasi 0,15 persen (month-to-month/mtm).

Capaian tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diikuti Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, secara virtual dari Ruang Command Center Lantai II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (6/4/2026).

Secara nasional, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan inflasi Maret 2026 tetap terkendali meskipun bertepatan dengan momentum Ramadan dan Idulfitri. Inflasi bulanan tercatat sebesar 0,41 persen, sementara inflasi tahunan mencapai 3,48 persen.

“Inflasi Maret 2026 terutama didorong kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,32 persen, seiring meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran,” ujar Amalia.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Optimis Kembali Raih Opini WTP Tahun 2025

Meski terjadi peningkatan permintaan, pemerintah dinilai mampu meredam lonjakan harga melalui sejumlah kebijakan strategis, seperti diskon tarif transportasi dan pengendalian distribusi pangan.

Bahkan, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain tarif angkutan udara, tarif jalan tol, serta emas perhiasan.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan tren inflasi nasional menunjukkan perbaikan signifikan.

Inflasi tahunan berhasil ditekan dari kisaran di atas 4 persen menjadi 3,48 persen, masih dalam rentang target pemerintah sebesar 2,5±1 persen.

“Pengendalian inflasi harus dilihat dari dua sisi, yaitu year-on-year untuk gambaran umum dan month-to-month untuk respons cepat. Dari Februari ke Maret, inflasi turun dari 0,68 persen menjadi 0,41 persen, ini menunjukkan tren positif,” jelas Tito.

Ia juga menekankan bahwa faktor musiman seperti Ramadan dan Lebaran kerap memicu kenaikan harga, terutama pada sektor pangan dan transportasi.

Namun, intervensi pemerintah terbukti mampu menahan tekanan inflasi agar tidak melonjak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  14 SPPG Dinyatakan Berhenti Operasional, Ini Jawaban Koordinator BGN Lampura!

BPS mencatat sejumlah komoditas pangan masih perlu diwaspadai, seperti bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras yang mengalami kenaikan harga di berbagai daerah.

Meski demikian, tren pasca Lebaran mulai menunjukkan normalisasi harga di sejumlah wilayah.

Khusus di Provinsi Lampung, rendahnya inflasi mencerminkan efektivitas langkah pengendalian yang dilakukan pemerintah daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Selain itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan pertama April 2026 tercatat turun sebesar -0,8 persen, menjadi sinyal positif stabilisasi harga pasca Lebaran.

Pemprov Lampung berkomitmen menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui penguatan sinergi antarinstansi, pemantauan harga secara berkala, serta intervensi tepat sasaran pada komoditas strategis.

Capaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah sekaligus memberi harapan bagi masyarakat atas stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah dinamika geopolitik global yang turut memengaruhi perekonomian nasional. (*)

Berita Terkait

Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN
Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang
Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi Pilar Kemajuan Daerah
Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan Petani di Tulang Bawang
Wagub Jihan Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Lampung Selatan
Restocking Ikan Jadi Upaya Nyata Pemprov Lampung Menjaga Ekosistem Sungai Mesuji
Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung
Target Tayang Pekan Depan, Ini Klarifikasi Barjas Soal Tender Proyek Jalan dan Jembatan Lampura
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:59 WIB

Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:57 WIB

Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:36 WIB

Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi Pilar Kemajuan Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:31 WIB

Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan Petani di Tulang Bawang

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:26 WIB

Wagub Jihan Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Lampung Selatan

Berita Terbaru