LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2025 sekaligus HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara bersama Lampung Post menyelenggarakan program pengembangan kompetensi guru bertajuk Lampung Utara Great Teacher 2025.
Kegiatan ini dikemas dalam rangkaian Seminar dan Workshop Daring Mandiri yang akan berlangsung pada 15–16 Desember 2025.
Program ini menjadi langkah strategis daerah dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Seminar dan workshop dirancang secara komprehensif dengan komposisi 40 persen teori dan 60 persen praktik, sehingga para guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga langsung mengasah keterampilan mengajar sesuai tuntutan pendidikan modern.
Sebanyak 11 materi utama akan disajikan, meliputi:
1. Membangun Impian Anak Didik.
2. Mengetahui Bakat dan Potensi Anak Didik (MIR – Multiple Intelligence Research).
3. Pendidikan Abad 21.
4. Sekolahnya Manusia.
5. Semua Anak Adalah Bintang.
6. Mempersiapkan Bekal Sukses Anak Didik.
7. Inspiring Teacher.
8. Rahasia Mewujudkan Impian.
9. Meningkatkan Survival Anak Didik.
10. Keterampilan Manajemen & Gaya Mengajar Kreatif.
11. Berkomunikasi Efektif dengan Anak Didik.
Seluruh sesi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini, mulai dari pemahaman karakter anak, pengembangan kecerdasan majemuk, hingga penguatan strategi komunikasi efektif di ruang kelas.
Dalam penyelenggaraan program ini, panitia kembali menegaskan filosofi penting dalam dunia pendidikan, bahwa “guru mengajar belum tentu peserta didik belajar, karena mengajar dan belajar adalah dua proses yang berbeda.”
Oleh sebab itu, pendekatan pembelajaran harus mampu menjangkau berbagai modalitas belajar anak. Tidak ada anak yang bodoh, yang ada hanyalah anak yang membutuhkan strategi pembelajaran sesuai dengan gaya belajarnya.
Sejalan dengan pemikiran pakar pendidikan Thomas Armstrong, ditegaskan bahwa, “Anak belajar dengan caranya sendiri-sendiri. Tugas guru adalah menemukan cara tersebut.”
Melalui kegiatan ini, peserta ditargetkan mengalami peningkatan kompetensi, di antaranya:
Kreatif dan adaptif terhadap teknologi.
Mampu berkomunikasi dengan baik.
Memahami aspek emosional dan sikap diri.
Meningkatkan kemampuan beradaptasi.
Berpikir kritis di berbagai situasi.
Memiliki keterampilan mentoring.
Meningkatkan kreativitas dalam gaya mengajar.
Memiliki keterampilan manajerial.
Mampu memotivasi siswa secara efektif.
Memiliki kemampuan kolaborasi yang tinggi.
Seluruh kompetensi tersebut menjadi fondasi penting bagi guru masa depan agar siap menghadapi dinamika pendidikan di era digital.
Tak hanya manfaat keilmuan, program ini juga menghadirkan berbagai keuntungan bagi peserta, antara lain E-Sertifikat setara 32 Jam Pembelajaran, akun Zoom premium untuk setiap peserta, serta door prize lima unit handphone.
Berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme dan partisipasi para guru, baik dari Lampung Utara maupun daerah lain, dalam mengembangkan profesionalisme secara berkelanjutan.
Melalui Lampung Utara Great Teacher 2025, pemerintah daerah bersama Lampung Post berharap mampu membangun gerakan besar peningkatan kualitas guru.
Program ini tidak sekadar menjadi ajang pelatihan, tetapi juga momentum kebangkitan kesadaran bahwa masa depan pendidikan ditentukan oleh kualitas pendidiknya.
Dengan guru yang terlatih, adaptif, dan inspiratif, diharapkan peserta didik akan tumbuh menjadi generasi yang lebih percaya diri, kritis, serta siap menghadapi berbagai tantangan masa depan. (*)
















