Lapor Pak Gubernur, Harga Gabah di Lampung Turun!

- Jurnalis

Jumat, 4 Desember 2020 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik Lampung yang melaporkan harga gabah kering panen di Lampung turun./FOTO SCREENSHOOT

Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik Lampung yang melaporkan harga gabah kering panen di Lampung turun./FOTO SCREENSHOOT

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan jajarannya sepertinya harus bekerja lebih keras lagi untuk membuktikan janjinya akan membuat petani Lampung Berjaya.

Sebab, kondisi di lapangan, belum menunjukkan ke arah itu. Buktinya, Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung dalam berita resmi statistiknya yang ditayangkan pada laman web-nya lampung.bps.go.id pada 1 Desember 2020 melaporkan harga gabah kering panen (GKP) petani di Lampung turun 3,27 persen.

BPS Lampung menyatakan, selama November 2020, Survei Harga Produsen Gabah mencatat 46 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas GKP.

Baca Juga :  Polresta Bandar Lampung Resmikan Dua Dapur Gizi

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp4.800 per kilogram pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang dan Inpari 42 terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Harga tersebut lebih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp4.200 per kilogram. Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp. 4.000,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Juga :  DPRD Pesawaran Evaluasi Proyek PJU Usai Kecelakaan Kerja, Ini Rekomendasinya!

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp4.900 per kilogram pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang dan Inpari 42 terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Harga tersebut diatas HPP yaitu Rp4.250 per kilogram.

Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp4.100 per kilogram dengan Varietas Ciherang dan Muncul terdapat di Kecamatan Palas dan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.(rls/whk)

Berita Terkait

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027
Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas
Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif
Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya
Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah
Sekdaprov Marindo Tegaskan Pemprov Lampung Komitmen Perbaiki 26 Catatan Temuan Itjen Kemendagri
Sekdaprov Marindo Ikuti Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Mendikdasmen RI
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:56 WIB

Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:18 WIB

Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:13 WIB

Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

BANDAR LAMPUNG

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB