LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Massa aksi Aliansi Lampung Memanggil terus berupaya menerobos kawat berduri di depan Kantor Gubernur Lampung, Selasa (13/4/2022).
Pantauan di lokasi aksi, massa mahasiswa mencoba menerobos kawat berduri menggunakan tangan. Mereka ingin masuk ke komplek Gubernur setempat.
“Dorong, dorong, dorong,” teriak seorang mahasiswa yang diikuti dengan gerakan mendorong kawat berduri.
Kondisi ini membuat massa tertahan di Jalan Wolter Monginsidi.
“Kalau ini tidak dibuka, maka kami kami yang buka paksa,” kata salah satu peserta aksi.
Aksi Aliansi Lampung Memanggil ini menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya menurunkan harga BBM dan kelangkaan minyak goreng. (*)
Red















