Menu MBG Ciptakan Aroma Tak Sedap, Pemilik Dapur Tak Beri Tanggapan

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER, Lampura – Pemilik Dapur Makanan bergizi Gratis (MBG) wilayah Kecamatan Kotabumi Selatan kabupaten Lampung Utara terkesan menghindar dari Wartawan. Selasa (15/7/2025).

Caffe n Resto yang berada di Jalan Soekarno Hatta merupakan Dapur Makanan Bergizi Gratis untuk mengolala dan menyajikan menu MBG kepada siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama untuk wilayah kecamatan Kotabumi Selatan.

Ketika awak media ingin mendatangi Caffe n Resto sang pemilik terkesan enggan menemui wartawan terkait adanya siswa SD Soekarno Hatta dilarikan orang tuanya ke puskesmas mengalami sakit perut, mual, dan muntah, setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis di sekolahnya.

Adanya persoalan program makanan bergizi gratis (MBG), bukan isapan jempol belaka. Mulai dari cita rasa yang dikeluhkan penerima.

Dalam pengelolaan MBG ini dapur diwajibkan meruju standar operasional prosedur (SOP) yang dipatuhi diantaranya yakni, kewajiban mengganti pakaian, mengenakan tutup kepala, dan masker.

Selanjutnya, sistem pengelolaan limbah yang baik serta pengawasan ketat terhadap kualitas gizi dan kelancaran serta keamanan distribusi makanan. SOP ini harus dipenuhi agar makanan yang disajikan ke siswa tetap higienis.

Baca Juga :  FPP UMKO Kenalkan Tepung Mocaf, Dorong Masyarakat Kalibening Raya Manfaatkan Pangan Lokal

Sebelumnya, Bima, siswa kelas 4 SD Sukarno Hatta, dilarikan orang tuanya ke puskesmas setelah mengalami sakit perut, mual, dan muntah, setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis di sekolahnya. Selasa (15/7/2025).

Tidak hanya bima, hal yang sama juga dikeluhkan oleh siswa – siswi SD I T Insan Rhobani. Kebanyakan mereka menerima makanan bergizi geratis dalam bentuk, bihun goreng, sayuran, berupa toge, sawi, putih telur, buah jeruk, dan susu merek Milk life.

Berdasarkan informasi dari para siswa, mereka memakan makanan berupa biehun yang sudah mengeluarkan aroma tak sedap dan ketika mereka makan terasa asam.

Mengetahui hal tersebut para guru yang bertugas saat itu, langsung memerintah para siswa, untuk tidak mengonsumsi makanan tersebut, termasuk mengimpormasikan via grup whatsapp agar para orang tua, ikut mengawasi putra putrinya.

Baca Juga :  Bangkitkan Tradisi Qurani dan Kejar Prestasi, MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Lampura Kembali Bergema

Wakil Kepala Sekolah, Mana Sarudin saat dijonfirmasi membenarkan keluhan para muridnya, jika MBG yang diterima basi, mengeluarkan bau dan terasa asam.

Sementara itu, Wiwik salah satu orang tua korban mengatakan anaknya mengalami sakit perut, mual, dan muntah setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis, program pemerintah itu.

Terpisah, Asisten Lapangan MBG Lampung Utara, M. Rabani Keigi, mengakui peristiwa tersebut merupakan kelalaian yang mengakibatkan makanan tidak layak di makan.

Rabani, mengaku, pihaknya mengetahui jika paket makan yang didistribusikan, tidak layak untuk dimakan, setelah ada laporan dari pihak sekolah.

Diketahui, Makanan Bergizi Gratis, yang diberikan kepada siswa Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama merupakan program Presiden Prabowo tersebut. MBG ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan remaja.

Berita Terkait

Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon
Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal
Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031
Orgen Tunggal hingga Malam Disorot, PC IMM Lampura Desak Polisi Bertindak dan Minta Bupati Bentuk Perda
HUT ke-81 RI, Hamartoni Ajak Warga Lampura Perkuat Persatuan dan Dorong Kesejahteraan
FPP UMKO Kenalkan Tepung Mocaf, Dorong Masyarakat Kalibening Raya Manfaatkan Pangan Lokal
Ratusan Pelajar Adu Disiplin dan Kekompakan di Lomba PBB HUT RI ke-81 Lampura
Patok Tapal Batas Dipasang, Polemik Wilayah Dua Desa di Lampura Diharapkan Tuntas
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:15 WIB

Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Orgen Tunggal hingga Malam Disorot, PC IMM Lampura Desak Polisi Bertindak dan Minta Bupati Bentuk Perda

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:16 WIB

HUT ke-81 RI, Hamartoni Ajak Warga Lampura Perkuat Persatuan dan Dorong Kesejahteraan

Berita Terbaru