Monitoring Inflasi, TPID Lampung Selatan Rakor Bersama Kemendagri Secara Virtual

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 00:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Lampungcorner.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia secara virtual.

Rakor diikuti TPID Kabupaten Lampung Selatan melalui aplikasi zoom meeting dari Ruang Kabag Perekonomian, kantor bupati setempat, Senin (10/3/2025).

Seperti yang diketahui, rakor ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Senin, guna memonitoring perkembangan inflasi pada seluruh daerah yang terdapat di Indonesia.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI), Tito Karnavian menyampaikan, berdasarkan data month to month terjadi deflasi sebesar minus 0,45 persen.

Baca Juga :  Aksi Kejar Target Anggaran, Pemkab Lampung Selatan Siap Tutup Tahun dengan Prestasi

Deflasi ini disebabkan adanya pemberian subsidi listrik oleh pemerintah sebesar 50 persen bagi pengguna daya 450 VA hingga 2.200 VA.

“Subsidi ini menyumbang deflasi sebesar minus 1,92 persen pada kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga,” ungkap Tito Karnavian.

Meski demikian, Tito menyampaikan Deflasi ini masih memberikan dampak yang baik bagi Indonesia, karena daya beli masyarakat yang cukup terkendali.

“Daya beli masyarakat cukup baik. Deflasi yang yang terjadi cukup baik, karena daya beli masyarakat ada, suplay mencukupi,” kata Tito Karnavian.

Baca Juga :  Lampung Selatan Gelar Festival Literasi 2025, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Storytelling bagi Pariwisata

Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan, secara year to year terjadi inflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,66 persen. Namun, deflasi minus 0,12 pada data month to month.

Adapun, komoditas penyumbang deflasi yaitu daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, tomat, telur ayam ras, kacang panjang, jeruk, jengkol, dan ayam hidup.

“Harga bergejolak atau volatille food sering relatif sering terjadi di bulan Ramadan. Hal ini dikarenakan permintaan dari masyarakat yang cenderung meningkat pada moment tertentu,” kata Amelia Adininggar. (ptm)

Berita Terkait

Pemkab Lampung Selatan Mulai Susun Arah Pembangunan 2027 Lewat Konsultasi Publik RKPD
Hari Bhakti Imigrasi ke-76, Imigrasi Kalianda Gelar Donor Darah
Banjir Rendam Fly Over Natar Berhari-hari, Bupati Egi Turun Langsung Pastikan Normalisasi Gorong-Gorong Cepat dan Berkelanjutan
HBI ke-76, Imigrasi Kalianda Buka Layanan Eazy Passport Jemput Bola
Lawan Mundur, Edwin Apriandi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PWI Lamsel Periode 2026–2029
Aksi Kejar Target Anggaran, Pemkab Lampung Selatan Siap Tutup Tahun dengan Prestasi
Transformasi Pelayanan Publik & Birokrasi di Lampung Selatan Menjelang 2026
Bupati Egi Tinjau Jalan Beton Kunjir, Pastikan Akses Utama Pelajar Dibangun Berkualitas
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:38 WIB

Pemkab Lampung Selatan Mulai Susun Arah Pembangunan 2027 Lewat Konsultasi Publik RKPD

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:06 WIB

Hari Bhakti Imigrasi ke-76, Imigrasi Kalianda Gelar Donor Darah

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:44 WIB

Banjir Rendam Fly Over Natar Berhari-hari, Bupati Egi Turun Langsung Pastikan Normalisasi Gorong-Gorong Cepat dan Berkelanjutan

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:48 WIB

HBI ke-76, Imigrasi Kalianda Buka Layanan Eazy Passport Jemput Bola

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:56 WIB

Lawan Mundur, Edwin Apriandi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PWI Lamsel Periode 2026–2029

Berita Terbaru

Hearing DPRD Lampura bersama tokoh adat, perwakilan masyarakat, serta sejumlah OPD, Kamis (22/1/2026).

LAMPUNG UTARA

Tanam Sawit di DAS, PT KAP Diadukan Tokoh Adat Sungkai Utara ke DPRD

Kamis, 22 Jan 2026 - 16:20 WIB

BANDAR LAMPUNG

Ajudan Raden Kalbadi, Larang Wartawan Meliput

Kamis, 22 Jan 2026 - 15:29 WIB