Home / BANDAR LAMPUNG / PEMERINTAHAN

Rabu, 15 September 2021 - 15:13 WIB

Pemkot Bangun Sistem Pelaporan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terpusat

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana memberi sambutan di pelatihan. Foto: Sulaiman)

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana memberi sambutan di pelatihan. Foto: Sulaiman)

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemerintah Kota Bandarlampung bersama lembaga dan instansi terkait membangun sistem pencatatan dan dokumentasi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara terpusat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bandarlampung, Sri Asiyah, mengatakan selama ini pendataan setiap instansi tentang kekerasan perempuan dan anak-anak masih masing-masing, belum terintegrasi.

“Sistemnya sudah ada dari kementerian, jadi kita buat pelatihan dalam penginputan data,” ungkapnya di Hotel Emersia, Rabu (15/9/2021).

BACA JUGA  Duh, Dugaan Jual Beli Nilai Merebak di SDN 4 Kotakarang

Menurut Sri, pada kasus-kasus sebelumnya, korban kekerasan melaporkan tidak hanya ke Dinas PPPA. Namun juga ke lembaga lain seperti LAdA Damar dan kepolisian.

“Maka dengan aplikasi Simfoni (Sistem Informasi Online) PPPA ini, data-data kekerasan tidak lagi dobel dan terintegrasi,” ujarnya.

BACA JUGA  Ratusan Santri Salat Gaib, Doakan 53 Syuhada KRI Nanggala

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, berharap sistem ini menjadi rujukan dalam mengeluarkan kebijakan dan program sehingga bisa lebih efektif.

“Masyarakat yang menjadi korban tidak boleh malu, laporkan saja. Jangan menutupi setiap masalah karena ini demi kebaikan bersama,” kata dia. (*)

Red

Share :

17 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

PMI Asal Lampung Disiksa Majikan di Malaysia, BP2MI: Sudah Ada di Rumah Aman

BANDAR LAMPUNG

Kadiskes Dicopot, Plh Sekkot Bandarlampung: Jangan Tanya Saya

BANDAR LAMPUNG

BMKG: Gelombang Perairan Barat Lampung Diperkirakan Capai 4 Meter Sampai Besok

BANDAR LAMPUNG

Harga Mati! Warga Minta Tembok yang Dibangun RM Jumbo Kakap Dirobohkan

BANDAR LAMPUNG

Remaja 19 Tahun Curi Motor di 13 Lokasi, Ada di Bandarlampung dan Kota Metro
Mobil Toyota Avanza yang tiga hari terparkir di masjid dibawa ke Polsek Kedaton. FOTO: ISTIMEWA

BANDAR LAMPUNG

Terparkir Selama Tiga Hari di Masjid, Inilah Isi Mobil Misterius

BANDAR LAMPUNG

Bandarlampung PPKM Level 3, Jalan Protokol Tak Disekat Lagi

BANDAR LAMPUNG

Kelanjutan Kasus Satono Masih Gelap, Kajari Bandarlampung: Saya Tidak Mau Berandai-andai