LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Utara — Pihak Polres Lampung Utara (Lampura) telah mengantongi identitas empat preman bersenjata tajam.
Diketahui, mereka menghentikan proyek pembangunan jalan penghubung Lampura-Waykanan.
Dalam waktu dekat pihak kepolisian akan segera memanggil terlapor dan para saksi.
“Identitas para terlapor sudah kita ketahui dan akan segera kita panggil untuk diperiksa,” ujar Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Lampung Utara, Iptu Demy Abtriyadi, Kamis (17/11/2021).
Pantauan wartawan, Kamis (17/11/2021), proyek pembangunan ruas penghubung jalan simpang SD Muara Sungkai, Lampung Utara ke Waykanan, ini masih terhenti.
Salah satu pekerja, Asy Al Mushofa, mengaku kawan-kawannya sesama pekerja ketakutan.
Dia berharap polisi segera turun tangan sehingga mereka dapat bekerja kembali dengan nyaman.
“Bila masih dilanjutkan, preman mengancam mengacak-acak proyek,” kata Asy. (*)
Red









