Sapi Ternak di Bandarlampung Mulai Divaksin PMK

- Jurnalis

Selasa, 28 Juni 2022 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberian vaksin PMK hewan ternak di wilayah Rajabasa, Selasa (28/6/2022) foto: Sulaiman

Pemberian vaksin PMK hewan ternak di wilayah Rajabasa, Selasa (28/6/2022) foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemerintah kota Bandarlampung mulai melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada sapi ternak di wilayah kota Bandarlampung, Selasa (28/6/2022).

Kepala Dinas Pertanian Bandarlampung Agustini menerangkan, pihaknya mendapatkan 300 dosis vaksin dari pemerintah provinsi Lampung.

Menurutnya, ada empat wilayah di Bandarlampung yang masuk kategori lumbung sapi, seperti Rajabasa, Kemiling, Tanjungsenang dan Sukarame.

“Tapi karena dosis terbatas, sementara kita fokuskan di wilayah Rajabasa dan Kemiling,” ujarnya.

Selain itu, sapi yang diprioritaskan mendapat vaksin diantaranya sapi perah, sapi bibit yang dibesarkan, dan sapi yang dikembangbiakkan.

Baca Juga :  ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas

“Kalau sapi jantan siap jual dan kondisi sehat , sapi hamil dan cacat fisik tidak kita beri vaksin,” katanya.

Agustini juga mengatakan, untuk vaksinasi saat ini tidak difokuskan hewan yang akan dijadikan kurban dalam Hari Raya Idul Adha.

“Karena setelah vaksin, akan ada masa 6 bulan pemantauan sebelum diberikannya vaksin PMK dosis kedua sebagai penguat,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah vaksin yang diberikan terbilang cukup untuk pencegahan, pasalnya saat ini di Bandarlampung belum memiliki temuan ternak dengan gejala PMK.

Baca Juga :  Bertemu Wamenpora Taufik Hidayat, Bupati Tubaba Dorong Penguatan Fasilitas dan Pembinaan Atlet Muda

Selain itu, jumlah ternak yang dikembangbiakkan di Bandarlampung juga tidak terlalu banyak dibanding daerah kabupaten yang ada di provinsi Lampung.

“Jadi kita belum menjadi daerah prioritas vaksin PMK,” tandasnya.

Salah satu anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Harapan Kita Bandarlampung Udin Sentanu, mengaku lega setelah sapi yang dipelihara kelompoknya diberikan vaksinasi PMK.

“Penyakit PMK ini sangat serius, dengan adanya vaksin ini kita tidak lagi was-was. Karena hewan ternak ini sumber ekonomi kami,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Berita ini 245 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:01 WIB

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:10 WIB