LampungCorner.com,Tubaba— Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersiap menggelar operasi lanjutan terhadap hiburan malam ilegal di seluruh wilayah kabupaten setempat.
Kasat Pol PP Tubaba, Fajril Hikmah, mengatakan penindakan ini bakal dilakukan secara masif, rahasia, dan tanpa kompromi mulai September 2025.
Fajril menegaskan, langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban umum sekaligus merespons keresahan masyarakat terkait aktivitas hiburan malam yang dinilai kerap melanggar aturan.
“Tahun 2025 ini, kami sudah melakukan operasi pembinaan di bulan Ramadhan lalu, dan kini akan ada pembinaan lanjutan. Fokus utama kami adalah hiburan malam. Jika ada tempat hiburan yang masih beroperasi tanpa izin resmi, kami pastikan akan menutupnya,” tegas Fajril saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (01/09/2025).
Dirinya menjelaskan, Satpol PP akan menurunkan dua tim khusus yang akan melakukan razia mendadak di sembilan kecamatan se Tubaba. Fajril menolak membeberkan jadwal operasi untuk menjaga efektivitas penindakan.
“Waktunya kita rahasiakan. Tapi yang jelas, mulai September ini, kami akan bergerak,” ujarnya.
Dalam operasi nanti, lanjut Fajril, ada dua pelanggaran utama yang akan menjadi target, yaitu hiburan malam tanpa izin resmi, dan penjualan alkohol di luar ketentuan
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelanggaran, jika ada hiburan malam yang belum memenuhi izin akan langsung kita tutup atau bahkan disegel. Begitu pula jika ada penjualan alkohol di luar ketentuan, maka barang bukti akan langsung disita. Semua tempat hiburan malam harus patuh pada aturan. Kalau tidak, akan kami tindak tegas,” jelasnya.
Oleh karenanya, Kasat Pol PP mengimbau para pengelola hiburan malam untuk segera melengkapi perizinan dan memastikan aktivitasnya tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Dan kepada masyarakat diharapkan jangan takut melapor jika ada hiburan malam yang tidak sesuai aturan tersebut.
“Langkah tegas Satpol PP ini menandai awal babak baru pengawasan hiburan malam di Tubaba. Dengan pendekatan razia rahasia dan penindakan langsung, pemerintah daerah ingin menunjukkan komitmennya dalam menegakkan ketertiban umum sekaligus melindungi masyarakat dari potensi praktik ilegal,” pungkasnya. (Rian).
















