LAMPUNGCORNER.COM, Jakarta — Pelabuhan Merak, Banten, diprediksi menjadi salah satu titik pusat kemacetan saat mudik Lebaran 2023. Untuk itu, pemerintah berusaha memecah padatnya kendaraan yang biasa terjadi di Pelabuhan Merak dan Bakauheni dengan mengoperasikan Pelabuhan Ciwandan.
Selain beroperasi untuk logistik, pelabuhan barang itu nantinya akan melayani pemudik yang menggunakan sepeda motor. Sementara untuk Pelabuhan Merak dikhususkan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat.
“Ada beberapa keputusan yang kita sepakati yakni penambahan pelabuhan, yang semula hanya Merak-Bakauheni, sekarang ini sudah ditambah Ciwandan. Dan di Sumatera juga akan ada penambahan pelabuhan yakni Pelabuhan Panjang. Jadi dari Ciwandan bisa ke Bakauheni atau ke Panjang. Dan itu sudah diatur dengan baik oleh ASDP, kepolisian, TNI,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/4/2023).
Penerapan kebijakan ini mulai berlaku pada 15 April 2023. Pengendara roda dua nantinya dapat menyeberang dengan menempuh rute Ciwandan-Bakauheni pada tanggal 15-21 April 2023 ditambah rute Ciwandan-Panjang untuk tanggal 19-21 April 2023.
Selain mengalihkan pemudik sepeda motor, pemerintah melalui Kemenhub juga menyiapkan armada sebanyak 65 unit kapal di Merak-Bakauheni, 12 unit kapal roro di Ciwandan dan tiga unit kapal pelni untuk Ciwandan-Panjang. Kemudian menambah kapasitas parkir kendaraan di area pelabuhan dengan merelokasi kantor ASDP Merak.
Kemenhub juga menyiapkan buffer zone di KM 68, KM 89 dan KM 97 di tol arah Merak. Selain untuk mengendalikan arus lalu lintas, tempat ini juga digunakan untuk memastikan penumpang sudah memiliki tiket yang dibeli secara daring/online dan memastikan ketepatan data manifest; serta melakukan pelebaran dan penataan bahu jalan Cikuasa bawah dan atas.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, pun mengimbau kepada masyarakat untuk membeli tiket penyeberangan Merak-Bakauheni jauh-jauh hari secara online minimal H-1. Pasalnya, pada tahun ini sudah tidak ada lagi penjualan tiket langsung di pelabuhan.
“Bagi yang ingin menyeberang seyogyanya membeli tiket minimal 1 hari sebelum keberangkatan. ASDP menyediakan aplikasi Ferizy sehingga masyarakat dapat membeli secara online,” kata Budi.
Kemenhub sendiri memperkirakan jumlah pemudik akan meningkat dengan total 123 juta orang. Kemudian bakal ada 25,13 juta pemudik yang menggunakan sepeda motor. (*)
Red









