LampungCorner.com,Tubaba — Kepedulian masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mengalir hingga ke daerah-daerah yang dilanda banjir bandang.
Melalui penggalangan dana lintas elemen, Pemerintah Kabupaten Tubaba menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp574 juta untuk membantu para korban bencana alam di sejumlah provinsi terdampak yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan tersebut disalurkan secara simbolis melalui transfer Bank Syariah Indonesia (BSI) Unit Daya Murni, Tubaba, yang disaksikan jajaran pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta unsur kebencanaan.
Tak hanya berupa dana, kepedulian itu juga diwujudkan dalam bentuk bantuan logistik. Sekitar 800 kilogram pakaian layak pakai turut dikirimkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas banjir bandang.
Asisten I Pemkab Tubaba Untung Budiono mengatakan, bantuan ini merupakan cerminan empati dan solidaritas masyarakat Tubaba terhadap saudara-saudara yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Musibah ini bukan hanya duka bagi daerah yang terdampak, tetapi juga menjadi duka kita bersama. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dari masyarakat Tubaba,” ujar Untung kepada media, Kamis (18/12/2025).
Adapun penggalangan dana dilakukan selama kurang lebih satu pekan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Tubaba, Palang Merah Indonesia (PMI), Baznas, Dinas Sosial melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana), para Camat, Kepala Tiyuh, hingga partisipasi aktif masyarakat.
Ketua Baznas Tubaba Purwanto, menjelaskan bahwa dana yang terkumpul disalurkan secara proporsional sesuai tingkat dampak bencana di masing-masing daerah. Provinsi Aceh menerima bantuan sebesar Rp220 juta, Sumatera Utara Rp150 juta, dan Sumatera Barat Rp200 juta. Sisa dana akan disalurkan pada tahap berikutnya.
“Secara simbolis bantuan kita kirim kemarin, Rabu (17/12/2025). Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat dan dapat membantu saudara-saudara kita melewati masa sulit serta kembali menata kehidupan,” pungkasnya. (Rian)
















