Suhar Pujianto Respon Keluhan Petani Sulitnya Mendapatkan Pupuk Bersubsidi

- Jurnalis

Senin, 22 April 2024 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Lamsel – Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Suhar Pujianto banyak menerima keluhan warga terkait permasalahan distribusi pupuk bersubsidi yang masih menjadi persoalan kalangan petani.

Hal tersebut diketahui saat Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PDI-Perjuangan itu melakukan reses pertamanya di tahun 2024 yang dipusatkan di dusun IV Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan, Senin (22/4/2024)

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Kepala Desa Marjana dan sejumlah perangkat desa lainnya serta tokoh masyarakat tokoh pemuda dan tamu undangan.

Merespon kondisi tersebut ini anggota dewan Fraksi PDI-Perjuangan itu akan dikomunikasikan dengan dinas dan stakeholder terkait.

Baca Juga :  Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

“Utamanya keluhan tentang pupuk subsidi masih dirasa sulit didapatkan petani, secepatnya keadaan ini akan kami sampaikan ke pimpinan dan segera kita bahas.”jelas Suhar.

Menurut Suhar, pemerintah harus mengevaluasi regulasi ketersediaan pupuk nasional, mengingat masalah pupuk bersubsidi menjadi kewenangan pemerintah pusat. Ia mengeklaim, saat ini penyaluran pupuk bersubsidi hanya mengacu kepada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK).

“Harus ada perubahan regulasi agar masalah penyaluran alokasi pupuk bersubsidi, itu tak selalu menimbulkan gejolak,” ujarnya.

Lebih lanjut, sejauh ini penyaluran alokasi pupuk bersubsidi menggunakan sistem RDKK. Sistem tersebut, kata dia, bertujuan untuk kebaikan agar penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran.

Baca Juga :  Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon

“Hanya prakteknya di lapangan tak sesuai harapan dan masih banyak petani kesulitan pupuk.”tandasnya.

Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah perlu mengevaluasi ulang dalam penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dari jumlah RDKK yang diajukan.

“Tentu akan kami usahakan apa yang menjadi keinginan dan harapan masyarakat,” terangnya.

Dikatakan impian dan harapan menjadikan masyarakat yang sejahtera bersama merupakan perjuangan menjadi dewan.

“Oleh karena itu melalui jaring aspirasi menjadi dasar dalam menentukan kebijakan yang partisipatif menuju masyarakat sejahtera. (red)

Berita Terkait

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Berita Terbaru

Pariwisata

Dari Kebun ke Cangkir, Wonosari Buka Wisata Edukasi Teh

Senin, 5 Okt 2026 - 18:54 WIB

LC TV Story

Prabowo Sematkan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Jenderal

Senin, 5 Okt 2026 - 13:13 WIB