Tabung Oksigen Meledak Saat Diisi, Dua Orang Alami Luka Bakar Cukup Serius

- Jurnalis

Senin, 26 Juli 2021 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lokasi tabung gas oksigen yang meledak di tempat pengisian, di Kalianda, Senin (26/7/2021). FOTO: Ahmad Kurdy

Foto: Lokasi tabung gas oksigen yang meledak di tempat pengisian, di Kalianda, Senin (26/7/2021). FOTO: Ahmad Kurdy

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan — Dua orang pegawai tempat pengisian tabung oksigen bernama Fardomon Maribun (51) dan Yosi Maryanto (23) yang berlokasi di Kelurahan Kalianda, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda, Senin (26/07/21).

Keduanya mengalami luka cukup serius setelah terkena ledakan gas oksigen saat melakukan pengisian ke tabung berukuran 6 meter kubik yang sedang mereka lakukan.

Baca Juga :  Tingkatkan Keterpaduan Data di Gerbang Sumatera, Imigrasi Lampung Selatan Gelar Forum Sosialisasi

“Anak buahnya ada dua di rumah sakit. Keras banget tadi suaranya (ledakan). Mukanya yang satu parah, kejadiannya sekitar jam satu siang tadi,” ujar Sahat, salah seorang warga setempat saat ditanya terkait kejadian.

Sementara salah seorang dokter di rumah sakit menerangkan, keduanya kini kondisi yang cukup stabil setelah mendapatkan perawatan.

“Mengalami luka bakar, ada juga lecet-lecetnya di muka dan di telinga. Kita rawat dulu dan nanti akan kita konsul ke spesialis bedahnya,” kata Rio, salah seorang dokter di RSUD Bob Bazar Kalianda.

Baca Juga :  PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor

Hingga saat ini Fardomon Maribun yang merupakan warga Waybakak, Kecamatan Bakauheni dan Yosi Maryanto, warga Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda masih dirawat intensif dan belum bisa ditemui. (*)

Red

Berita Terkait

Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
Bukan Sekadar Ganti Plang Nama, Kantor Imigrasi Lampung Selatan Diuji Kualitas Layanan dan Pengawasan TPI
Tingkatkan Keterpaduan Data di Gerbang Sumatera, Imigrasi Lampung Selatan Gelar Forum Sosialisasi
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:37 WIB

PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 12:16 WIB

Bukan Sekadar Ganti Plang Nama, Kantor Imigrasi Lampung Selatan Diuji Kualitas Layanan dan Pengawasan TPI

Berita Terbaru