Tak Perlu Bingung, Ini Cara Aman Membuang Minyak Jelantah di Rumah!

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi minyak makan. Foto tangkapan layar situs freepik.com

Ilustrasi minyak makan. Foto tangkapan layar situs freepik.com

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Minyak jelantah kerap menjadi persoalan tersendiri di dapur rumah tangga. Jika dibuang sembarangan ke saluran air, sisa minyak ini dapat mengeras dan menempel pada dinding pipa, memicu penyumbatan hingga merusak sistem pembuangan.

Tak hanya itu, minyak jelantah yang meresap ke tanah atau perairan berpotensi mencemari lingkungan. Lapisan minyak dapat menghambat masuknya oksigen dan mengganggu kehidupan mikroorganisme, sehingga berdampak buruk bagi ekosistem.

Menyimpan minyak bekas dalam wadah tertutup lalu membuangnya ke tempat sampah pun bukan solusi ideal. Dalam kondisi tersebut, minyak jelantah sulit terurai secara alami dan dapat bertahan lama di tempat pembuangan akhir, memicu penumpukan limbah serta menimbulkan bau tak sedap.

Baca Juga :  Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Karena itu, diperlukan cara pengelolaan yang lebih aman, mudah, dan ramah lingkungan. Salah satu solusi praktis yang kini bisa diterapkan di rumah adalah penggunaan pengental minyak, yakni bahan khusus yang mampu mengubah minyak jelantah menjadi bentuk padat.

Cara penggunaannya cukup sederhana. Setelah proses menggoreng selesai, matikan api dan biarkan minyak sedikit mendingin hingga hangat. Selanjutnya, masukkan bubuk pengental sesuai takaran, lalu aduk perlahan hingga tercampur merata. Minyak kemudian didiamkan selama sekitar 30–60 menit sampai mengeras sempurna.

Setelah berubah menjadi padat, minyak jelantah dapat dibuang ke tempat sampah tanpa khawatir mencemari lingkungan. Untuk jumlah kecil, minyak yang telah dipadatkan bahkan dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari sampah organik.

Baca Juga :  Erupsi GAK Mereda, Damkarmat Bandar Lampung Terus Bersihkan Sisa Abu Vulkanik

Sementara dalam skala lebih besar, minyak jelantah yang terkumpul dapat disalurkan ke fasilitas pengolahan untuk dimanfaatkan kembali, seperti bahan baku biodiesel atau produk daur ulang lainnya.

Penggunaan pengental minyak menjadi alternatif cerdas bagi rumah tangga dalam mengelola limbah dapur. Selain praktis dan aman, cara ini turut mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan serta mendorong pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab. (*)

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
HIPMI CHAMPIONS CUP 2026 Digelar di GOR UIN, Perkuat Semangat Sportivitas Pelajar se-Lampung
Kabel Diduga Dicuri, Lampu PJU di Sejumlah Jalan Bandar Lampung Kerap Padam
Pemkot Bandar Lampung Hibahkan Land Cruiser Rp2,7 Miliar, Ini Alasannya
Konflik Agraria Puluhan Tahun Jadi Sorotan, Bupati Tubaba Hadiri Rakor Penyelesaian di Mapolda Lampung
Erupsi GAK Mereda, Damkarmat Bandar Lampung Terus Bersihkan Sisa Abu Vulkanik
Warga Grebek Ruko Diduga Jadi Karaoke Ilegal di Kedamaian, Temukan Puluhan Botol Miras
Pemkot Bandar Lampung Lindungi 35.193 Pekerja, Wartawan Masuk Sasaran Berikutnya
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:00 WIB

Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas

Kamis, 17 September 2026 - 16:46 WIB

HIPMI CHAMPIONS CUP 2026 Digelar di GOR UIN, Perkuat Semangat Sportivitas Pelajar se-Lampung

Kamis, 17 September 2026 - 16:04 WIB

Kabel Diduga Dicuri, Lampu PJU di Sejumlah Jalan Bandar Lampung Kerap Padam

Rabu, 16 September 2026 - 17:34 WIB

Pemkot Bandar Lampung Hibahkan Land Cruiser Rp2,7 Miliar, Ini Alasannya

Selasa, 15 September 2026 - 08:44 WIB

Konflik Agraria Puluhan Tahun Jadi Sorotan, Bupati Tubaba Hadiri Rakor Penyelesaian di Mapolda Lampung

Berita Terbaru