Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Lampung Selatan Perkuat Sinergi dan Percepat Program Berbasis Data

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Lampungcorner.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat langkah percepatan penurunan angka kemiskinan melalui penguatan sinergi lintas sektor dan optimalisasi program berbasis data.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Tahun 2026 yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (23/6/2026).

Rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, itu dihadiri kepala perangkat daerah, perwakilan instansi vertikal, serta mitra pembangunan terkait.

Dalam arahannya, Tri Umaryani menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2025 tercatat sebesar 12,05 persen, sementara angka kemiskinan ekstrem berada pada level 0,60 persen.

Meskipun menunjukkan tren yang terus membaik, capaian tersebut masih berada di atas rata-rata Provinsi Lampung maupun nasional.

Baca Juga :  SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Oleh karena itu, Tri meminta seluruh perangkat daerah menjadikan penurunan kemiskinan sebagai salah satu prioritas utama dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja tahun 2026. Menurutnya, setiap program yang dijalankan harus mampu memberikan dampak nyata dan terukur terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Tri juga menekankan pentingnya pemutakhiran dan validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.

Ia meminta seluruh perangkat daerah yang mengelola bantuan sosial menggunakan data DTSEN agar berbagai intervensi pemerintah dapat tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Selain aspek data, Tri turut menyoroti realisasi anggaran program penanggulangan kemiskinan yang hingga Triwulan I Tahun 2026 masih berada pada kisaran 14 hingga 19 persen. Untuk itu, ia mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan pada Triwulan II agar target pembangunan dan pengurangan kemiskinan dapat tercapai secara optimal.

Baca Juga :  Imigrasi Kalianda Tingkatkan Sinergi TIMPORA dan Sosialisasikan Layanan Data Keimigrasian

“Kita harus memastikan setiap program yang dilaksanakan memiliki dampak langsung dan terukur terhadap pengurangan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target realisasi anggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tri mengarahkan agar program pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta berbagai bantuan sosial dapat terintegrasi dengan data DTSEN.

Dengan demikian, seluruh program pemerintah dapat saling mendukung dan memberikan hasil yang lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap seluruh perangkat daerah semakin memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas data dan pelaporan, serta mengoptimalkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap penurunan kemiskinan guna mewujudkan Lampung Selatan yang lebih sejahtera, maju, dan berdaya saing. (Nsy)

Berita Terkait

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Imigrasi Kalianda Rayakan HUT ke-81 RI dengan Perlombaan dan Penguatan Kekompakan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB