Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 191 kejadian kebakaran terjadi di Kota Tapis Berseri sepanjang 2025.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan data tersebut terhitung sejak 1 Januari hingga 14 Desember 2025.
Jika dirinci, kebakaran lahan tercatat sebanyak 23 kali, kebakaran bangunan penduduk 58 kali, kebakaran bangunan industri 10 kali, serta kebakaran bangunan umum 10 kali.
“Kebakaran kendaraan sebanyak 10 kali, dan yang paling banyak disebabkan oleh korsleting listrik yakni 107 kejadian,” ujar Anthoni, Sabtu (27/12).
Selain korsleting listrik, penyebab kebakaran lainnya antara lain kompor sebanyak 13 kejadian, sampah 39 kejadian, rokok tujuh kejadian, serta faktor lain-lain sebanyak 21 kejadian.
“Tercatat dua orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka akibat kebakaran sepanjang 2025,” katanya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkarmat Bandarlampung mengerahkan 475 unit mobil pemadam dan 546 tangki air.
“Total kerugian material ditaksir mencapai Rp9,484 miliar,” pungkasnya. (*)















