Terhenti karena Preman, Polisi Kawal Proyek Jalan Penghubung Lampura-Waykanan

- Jurnalis

Senin, 22 November 2021 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lampura AKBP Kurniawan Ismail mendatangi lokasi proyek. Foto: Istimewa

Kapolres Lampura AKBP Kurniawan Ismail mendatangi lokasi proyek. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung utara — Kapolres Lampung Utara (Lampura) AKBP Kurniawan Ismail turun ke lokasi proyek jalan penghubung Lampura-Waykanan, Sabtu (20/11/2021).

Proyek ini terhenti karena pekerja diancam oleh sekelompok preman bersenjata tajam (sajam)

Kurniawan menegaskan polisi tidak akan memberikan tempat dan siap menindak tegas aksi premanisme di Lampura.

“Diimbau masyarakat tidak perlu takut karena polisi akan menjamin keamanan. Ini pun sesuai instruksi Pak Kapolri,” kata kapolres.

Baca Juga :  Hadiri HPN 2026, Pj Sekda Lampura Pesankan Wartawan Jaga Marwah Daerah

Aparat Polres Lampura karenanya, siap mengawal dan menjamin keamanan di lokasi proyek.

Rencananya ada 15 personel yang akan ditempatkan di lokasi untuk memastikan sekitar 10 orang pekerja bekerja dengan aman.

“Kami jamin keamanan para pekerja dan meminta untuk bisa beraktivitas kembali melanjutkan pembangunan proyek pemerintah itu,” tandasnya.

Menurut dia, polisi telah mengantongi beberapa nama yang diduga terlibat aksi pengancaman di lokasi proyek itu.

Baca Juga :  Manasik Haji Lampung Utara Diwarnai Polemik Konsumsi, CJH Mengaku Tak Kebagian

“Untuk kasusnya sendiri saat ini tengah ditangani oleh Satreskrim,” terusnya.

Diketahui, proyek dimaksud adalah pembangunan ruas jalan penghubung simpang SD Muara Sungkai, Lampura ke Waykanan.

Setelah didatangi preman pekerja menghentikan proyek senilai Rp947 juta tersebut. Hingga berita diturunkan, proyek masih terhenti. (*)

Red

Berita Terkait

Polemik 24 Proyek Infrastruktur Lampura, Farouk: Klarifikasi Kadarsyah Justru Perkuat Dugaan Lemahnya Perencanaan Dinas
DPRD Provinsi Lampung Ikuti Safari Ramadan di Lampung Utara
Manasik Haji Lampung Utara Diwarnai Polemik Konsumsi, CJH Mengaku Tak Kebagian
Molor dari Jadwal, Tender Proyek Infrastruktur Ditarget Mulai Maret
Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah di Kotabumi Ludes Kurang dari Satu Jam
Pemkab Lampung Utara Percepat Digitalisasi Koperasi, SIMKOPDES Jadi Andalan
Niat Petik Dogan, Pria di Lampung Utara Malah Dievakuasi Damkar
Ansyori Sabak Nahkodai KONI Lampura, Targetkan Prestasi Tembus Nasional
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:00 WIB

Polemik 24 Proyek Infrastruktur Lampura, Farouk: Klarifikasi Kadarsyah Justru Perkuat Dugaan Lemahnya Perencanaan Dinas

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:14 WIB

DPRD Provinsi Lampung Ikuti Safari Ramadan di Lampung Utara

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:08 WIB

Manasik Haji Lampung Utara Diwarnai Polemik Konsumsi, CJH Mengaku Tak Kebagian

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:50 WIB

Molor dari Jadwal, Tender Proyek Infrastruktur Ditarget Mulai Maret

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:14 WIB

Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah di Kotabumi Ludes Kurang dari Satu Jam

Berita Terbaru

Pengambilan sumpah jabatan Kapolsek Panjang, Rabu (11/3/2026). Foto Humas Polda Lampung

HUKUM

AKP Ipran Resmi Jabat Kapolsek Panjang

Rabu, 11 Mar 2026 - 19:16 WIB