Teroris Uganda Bunuh 21 Warga Kongo

- Jurnalis

Senin, 4 April 2022 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Teroris Foto: Shutter Stock

Ilustrasi Teroris Foto: Shutter Stock

LAMPUNGCORNER.COM, Militan-militan dari Pasukan Demokrat Sekutu (ADF) menewaskan sedikitnya 21 warga sipil dalam serangan satu malam di sebuah desa pada bagian timur Republik Demokratik Kongo. Keterangan tersebut diungkapkelompok hak asasi manusia dan seorang saksi mata

Kejadian tragis ini terjadi Desa Masambo. Wilayah itu terletak 40 km dari kota Beni, wilayah Ruenzori.

“Sungguh sebuah keajaiban saya bisa selamat. Kami sudah berada di tempat tidur ketika mendengar suara sepatu bot di luar, serta suara peluru,” ucap warga Masambo yang selamat dari pembantaian, Kakule Saanane seperti dikutip dari Reuters.

“Setelah mendengar tangisan korban, kami menyadari bahwa itu adalah serangan pemberontak,” sambung dia.

Baca Juga :  Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama

ADF merupakan kelompok militan dari Uganda yang telah aktif di Kongo timur sejak tahun 1990-an. Mereka bertanggung jawab atas ribuan korban jiwa . ADF sering menyerang warga dengan membantai mereka secara tiba-tiba tengah malam, dengan parang dan kapak.

Terkait aksi terbaru ini, Saanane jumlah korban jiwa kemungkinan besar akan bertambah.

Juru Bicara Militer Kongo Anthony Mwalushayi mengatakan dirinya akan mengeluarkan pernyataan setelah menyelesaikan investigasi keamanan di zona tersebut.

Bulan Desember silam, Uganda mengirim lebih dari 1.000 tentaranya ke Kongo untuk melakukan operasi gabungan melawan ADF.

Baca Juga :  Deli Nusantara-Golden Djawa, Cerutu PTPN I Bidik Pasar Dunia di Indonesian Cigar Festival 2026 Denpasar

Kelompok yang telah ditetapkan sebagai organisasi teroris pemberontak oleh Amerika Serikat tersebut juga dianggap sebagai pasukan bersenjata paling mematikan di wilayah Afrika Timur dan Tengah.

Menurut perkiraan PBB, ADF memiliki sekitar 1.000 anggota, dan telah meningkatkan aktivitas militannya dalam beberapa tahun terakhir. Mereka menargetkan pasukan penjaga perdamaian, melakukan serangan bunuh diri, dan pembobolan penjara.

Menurut Koordinator Pelacak Keamanan Kivu Pierre Boisselet, yang dikutip The New York Times, ADF juga telah membunuh sedikitnya 2.115 warga sipil di Kongo timur sejak Juni 2017.

 

Red

Berita Terkait

Deli Nusantara-Golden Djawa, Cerutu PTPN I Bidik Pasar Dunia di Indonesian Cigar Festival 2026 Denpasar
Malaysia Kirim 1 Pesawat, 3 Helikopter dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama
Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin
Gubernur Mirza Bersama Sekdaprov Marindo Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Ijtima Ulama
Menang Adu Pinalti, Argentina Juarai Piala Dunia 2022
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Deli Nusantara-Golden Djawa, Cerutu PTPN I Bidik Pasar Dunia di Indonesian Cigar Festival 2026 Denpasar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:35 WIB

Malaysia Kirim 1 Pesawat, 3 Helikopter dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan

Jumat, 4 September 2026 - 15:35 WIB

Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir

Jumat, 4 September 2026 - 13:48 WIB

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Rabu, 2 September 2026 - 18:29 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama

Berita Terbaru