Tidak ada penganiayaan, Hanya tarik menarik

- Jurnalis

Kamis, 2 Maret 2023 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAAGUNG : LC.Kepala Pekon (Kakon) Waynipah Aprial membatah telah melakukan kekerasan terhadap salah satu jurnalis media online di Kabupaten Tanggamus.

Menurut Aprial apa yang terjadi hanyalah miskomunikasi. Menurut Kakon yang juga Ketua DPK Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Pematangsawa itu, bahwa peristiwa yang sebenarnya terjadi bukanlah tindak kekerasan seperti yang dituduhkan.

 

“Kejadiannya kemarin sore sekitar pukul 17.30 WIB, saat itu saya bersama Kakon Telukbrak abis pulang rapat dari Kantor Kecamatan Pematangsawa bertemu dengan dua orang pria yaitu Sumantri dan Agus yang belakangan diketahui sebagai seorang jurnalis. Saat itu SMN menanyakan mana Kakon Telukbrak dengan nada tinggi, lalu saya bilang bang jangan ngegas, coba ngobrol dulu sini, tapi SMN menolak,”kata Aprial saat konferensi pers di RM Savana.

 

Dilanjutkan Aprial, dirinya kemudian menanyakan mengenai identitas dari SMN, kemudian, Aprial yang pernah diberitakan oleh media SMNbatas dugaan penyelewengan dana desa (DD) tahun 2022, bertanya, kepada SMN bahwa apa yang dimuat dalam media online tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan hasil wawancara.

 

“Saya bilang,bang apa salah saya sama Abang kok beritanya seperti itu,tidak seperti wawancara. Tapi SMN itu terus menolak, dengan alasan mau pulang dan tidak ada urusan sama saya. Lalu saat motornya hendak jalan saya tarik lagi, agar ngobrol baik-baik, lalu secara reflek bagian kerahnya saya tarik dan bagian kepala saya dekatkan dengan kepala SMN, jadi bukan dicekik dan dibenturkan kepala. SMN mundur-mundur lantas sebelah kakinya masuk ke siring,”ucap Aprial.

 

Masih kata Aprial, bahwa SMN bersama satu rekannya kemudian mendatangi Polsek Pematangsawa. Dirinya pun ikut ke polsek dengan harapan permasalahan selesai “Di Polsek kami dimediasi saat itu sudah Klir. Eh kok tahu-tahu saya dilaporkan ke Polres Tanggamus atas dugaan penganiayaan,”ucap dia.

 

Sementara,Nusmanto perwakilan pihak keluarga dari Aprial berharap agar permasalahan antara Kakon Waynipah dengan SMN bisa berakhir damai.

 

“Kami keluarga berharap agar ini islah sebab hanya miskomunikasi. Tidak ada  Kakon Waynipah  melakukan kekerasan, apalagi media adalah bagian dari mitra dan keluarga kami. Kalau soal pelaporan ke aparat hukum, itu merupakan hak setiap warga negara,” kata dia.

 

Sementara SMN korban dugaan penganiyayaan, menjelaskan bahwa awalnya dirinya memang hendak bertemu dengan Kakon Telukbrak Suyono untuk konfirmasi. Setelah konfirmasi , saya ngobrol dengan Kakon Aprial di warung yang sudah tutup .

 

“Setelah ngobrol ia (Kakon,red) menanyakan nama saya, lantas dia seperti naik pitam mengajak kami berkelahi dan saya tidak meladeni. Kemudian kami langsung pamit, tapi Kakon Way Nipah mengejar kami hampir sampai di Pekon Guring, lantas kakon menghadang kami di tengah jalan, Agus kawan saya yang bawa motor sampai terjatuh dari motor,dan kembali bangun dan Agus berinisiatif ke kantor Polsek Pematangsawa membawa anggota yang berjaga di pos agar semua masalah diselesaikan dengan baik-baik namun di kantor polisi juga kakon masih ngajak saya berantem tapi tetap tidak kami ladeni,”kata dia.(NtoKetua APDESI Pematang Sawa saat memberikan keterangan kejadian )

Berita Terkait

Didampingi Bupati Tanggamus, Pangdam XXI/Raden Inten Bagikan Alkes dan Sembako kepada Masyarakat
Pangdam Mayjen Kristomei Pimpin Upacara Penutupan Program TMMD di Kota Agung Barat
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polres Tanggamus Bersama Bapanas RI Gelar Operasi Pasar
Dugaan Penyimpangan Kakon Teluk Brak, Dari Accu PLTS Hingga Proyek MCK
PWI Tanggamus dan Lapas Kotaagung Perkuat Sinergi untuk Publikasi Pembinaan Warga Binaan
50 Pengrajin dari 20 Kecamatan Ikuti Pelatihan Motif Belah Ketupat di Tanggamus
Polres Tanggamus Terapkan SKCK Full Online, Ini Caranya!
Badut Jalanan Kotaagung Resahkan Warga, Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:48 WIB

Didampingi Bupati Tanggamus, Pangdam XXI/Raden Inten Bagikan Alkes dan Sembako kepada Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:22 WIB

Pangdam Mayjen Kristomei Pimpin Upacara Penutupan Program TMMD di Kota Agung Barat

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polres Tanggamus Bersama Bapanas RI Gelar Operasi Pasar

Minggu, 23 November 2025 - 17:57 WIB

Dugaan Penyimpangan Kakon Teluk Brak, Dari Accu PLTS Hingga Proyek MCK

Sabtu, 15 November 2025 - 07:30 WIB

PWI Tanggamus dan Lapas Kotaagung Perkuat Sinergi untuk Publikasi Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru

Kecamatan Abung Selatan raih gelar juara umum MTQ ke-45 tingkat Kabupaten Lampura.

LAMPUNG UTARA

Sukses Jadi Tuan Rumah, Abung Selatan Puncaki MTQ ke-45 Lampura

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:25 WIB

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan sambutan dalam kunjungan kerja Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Jumat (24/7/2026).
Foto: ist

PEMERINTAHAN

Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:24 WIB