TPHP Dan Pengelola Irigasi Sepakat Aliri Sawah Sistem Buka Tutup

- Jurnalis

Minggu, 17 September 2023 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM, Tubaba–Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, sepakati pengairan sawah sistem buka tutup.

Hal tersebut setelah TPHP Tubaba melakukan Koordinasi terhadap pengelola Irigasi Way Rarem, Lampung Utara (Lampura) beberapa waktu lalu.

Langkah tersebut dilakukan upaya mengantisipasi kekurangan air untuk persawahan di wilayah Kecamatan Tumijajar, Tulangbawang Udik, dan Tulangbawang Tengah pada Musim Tanam (MT) tahap II Tahun 2023.

Dikatakan Plt Kepala Dinas TPHP Tubaba Nakhoda. Pada MT II Tahun 2023 ini setidaknya terdapat 2.782 hektar tanaman padi sawah di Kecamatan Tulangbawang Udik, Tumijajar, dan Tulangbawang Tengah.

Baca Juga :  Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dicanangkan, Wagub Jihan Berharap Jadi Instrumen Strategis Data Akurat

“Itu yang telah ditanam oleh petani pada bulan Juni hingga sekitar awal Agustus lalu. Saat ini sebagian sudah mulai panen dan akan berlangsung hingga bulan Oktober nanti” Kata Nakhoda pada (17/9/2023).

Kendati demikian, Dinas TPHP Tubaba terus berupaya agar lahan persawahan  tersebut dapat tercukupi kebutuhan airnya, mengingat saat ini terjadi kemarau panjang sehingga pasokan air dari irigasi Way Rarem menurun.

“Sejauh ini kita telah melakukan koordinasi dengan pengelola irigasi teknis Way Rarem, dan telah disepakati bahwa air irigasi dari Way Rarem saat ini diutamakan untuk tanaman komoditas padi” Terangnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Selain itu kata dia, telah disepakati juga untuk sawah-sawah yang dekat dengan brovit dan sumber air lainnya agar dilakukan pengairan mandiri dengan menggunakan pompa air. 

“Kesepakatan lainnya pengairan sawah irigasi dilakukan dengan sistem buka tutup. Diawasi oleh petugas irigasi Way Rarem, Satlak Tatakarya, Satlak Pulung Kencana, dan Satlak Dayamurni bersama dengan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) untuk mengawasi pergiliran air” Imbuhnya. (*)

 

Berita Terkait

MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI
Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau
Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo
Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat
LSM KPK RI Lampung Resmi Lantik Pengurus DPC Pesawaran
DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader
Jumat Berkah! Gebrakan DPD Nasdem Pesawaran, Cukur Gratis dan Bersih Rumah Ibadah
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:38 WIB

MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:32 WIB

Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI

Senin, 27 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:58 WIB

Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:39 WIB

Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat

Berita Terbaru