Untuk Ketiga Kalinya, Warga Tambal Jalan Rusak di Jalan Kapten Mustofa Secara Swadaya

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga gotong royong perbaiki jalan rusak di Jalan Kapten Mustofa, tepatnya di depan Gang Merak IV, Minggu (15/3/2026).

Warga gotong royong perbaiki jalan rusak di Jalan Kapten Mustofa, tepatnya di depan Gang Merak IV, Minggu (15/3/2026).

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan kembali terlihat di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Untuk ketiga kalinya, warga turun langsung memperbaiki jalan rusak di Jalan Kapten Mustofa, tepatnya di depan Gang Merak IV, Minggu (15/3/2026).

Dengan semangat gotong royong, warga menambal lubang besar yang menganga di badan jalan. Aksi swadaya ini dilakukan karena kondisi jalan yang semakin rusak, sementara perbaikan dari pemerintah daerah belum juga terealisasi.

Ruas jalan kabupaten tersebut kini dipenuhi lubang dengan ukuran yang cukup besar, bahkan di beberapa titik hampir menutup sebagian badan jalan. Tak hanya itu, lubang-lubang baru juga mulai bermunculan di sepanjang jalan yang setiap hari dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Warga menyebut kerusakan jalan semakin cepat meluas akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Air yang menggenang di lubang membuat lapisan aspal mudah terkelupas dan semakin hancur setelah terus dilindas kendaraan.

Baca Juga :  Kunjungi Kawasan Budaya Randu Mas di Lamtim, Ini Pesan Gibran

“Awalnya lubangnya kecil, tapi karena sering tergenang air dan dilalui kendaraan, lama-lama semakin besar,” ujar Edison, salah satu warga setempat yang turut bergotong royong memperbaiki jalan.

Menurut Edison, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan permanen di ruas jalan tersebut. Kondisi itu membuat warga khawatir kerusakan akan terus meluas dan membahayakan pengguna jalan.

“Kalau dibiarkan tanpa perbaikan, pasti akan makin banyak bagian jalan yang rusak dan berlubang. Kami berharap pemerintah segera turun tangan,” katanya.

Dalam aksi gotong royong tersebut, warga menutup lubang dengan campuran semen yang dicor secara manual. Material perbaikan diperoleh dari hasil sumbangan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  BKN Belum Putuskan Status, Tiga ASN Terpidana Korupsi Lampura Tetap Terima UPS

Namun, Fauzi, warga lainnya, mengakui cara tersebut hanya menjadi solusi sementara.

“Tambalan semen biasanya hanya mampu bertahan beberapa minggu sebelum kembali rusak akibat lalu lintas kendaraan dan cuaca,” ujarnya.

Meski demikian, warga tetap memilih melakukan perbaikan secara swadaya karena khawatir lubang jalan dapat memicu kecelakaan.

“Ini sudah ketiga kalinya kami tambal di lokasi yang sama. Kami takut kalau dibiarkan, nanti makin banyak korban kecelakaan. Jadi warga berinisiatif memperbaiki sendiri,” kata Fauzi.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Utara segera melakukan perbaikan permanen agar kerusakan jalan tidak terus berulang dan tidak membahayakan masyarakat yang melintas setiap hari. (*)

Berita Terkait

Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu
Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan
Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik
Pasar Dekon, Ganefo dan Ampera Molor, Kartubi: Desember 2026 Kami Pastikan Selesai
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:08 WIB

Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu

Selasa, 8 September 2026 - 16:36 WIB

Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Kamis, 3 September 2026 - 16:28 WIB

Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan

Berita Terbaru