LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Proses vaksinasi di Kota Bandarlampung masih jauh dari angka target, bahkan dapat dikatakan belum mencapai dari setengah target masyarakat yang harus divaksin.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menargetkan sebanyak 875.285 orang, dengan rincian tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 9.624 orang, petugas publik 93.548 orang, lansia 51.548 orang, masyarakat rentan sebanyak 610.066, dan remaja 110.499 orang.
Namun dalam realisasinya, berdasarkan data yang dihimpun rilislampung.id (group lampungcorner.com) per Selasa (24/8/2021), masyarakat Bandarlampung yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama baru mencapai 262.238 dosis.
Rinciannya, nakes sebanyak 10.868 dosis, petugas publik 146.461 dosis, lansia 25.741 dosis, masyarakat rentan 70.889 dosis, remaja 2.112 dosis dan vaksin gotong royong sebanyak 6.167 dosis.
Bila dihitung dengan cakupan dosis pertama, jumlah targetnya mencapai angka 875.285 orang. BIla dikurang dengan dosis pertama yang sudah disuntikan sebanyak 262.238, maka tersisa 613.047 orang.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli, hingga saat ini jumlah dosis vaksin yang telah disuntikan baik dosis pertama dan kedua 2 serta dosis ketiga (vaksin Moderna) ada sebanyak 441.182 dosis vaksin.
“Data ini gabungan dari data vaksin semua instansi, baik Pemkot, TNI, hingga Polri,” ungkapnya pada Kamis (26/8/2021).
Selain itu, Edwin juga mengaku stok vaksin di Bandarlampung sudah menipis, bahkan hingga kini belum ada tambahan lagi.
“Stok vaksin ada (tersisa) sedikit dari stok yang diterima (terakhir) kemarin,” tukasnya. (*)
Red









