Vaksinasi Bandarlampung Masih Jauh dari Target, Kadiskes: Stok Vaksin Menipis

- Jurnalis

Kamis, 26 Agustus 2021 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli. FOTO: Sulaiman

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli. FOTO: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Proses vaksinasi di Kota Bandarlampung masih jauh dari angka target, bahkan dapat dikatakan belum mencapai dari setengah target masyarakat yang harus divaksin.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menargetkan sebanyak 875.285 orang, dengan rincian tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 9.624 orang, petugas publik 93.548 orang, lansia 51.548 orang, masyarakat rentan sebanyak 610.066, dan remaja 110.499 orang.

Namun dalam realisasinya, berdasarkan data yang dihimpun rilislampung.id (group lampungcorner.com) per Selasa (24/8/2021), masyarakat Bandarlampung yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama baru mencapai 262.238 dosis.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan

Rinciannya,  nakes sebanyak 10.868 dosis, petugas publik 146.461 dosis, lansia 25.741 dosis, masyarakat rentan 70.889 dosis, remaja 2.112 dosis dan vaksin gotong royong sebanyak 6.167 dosis.

Bila dihitung dengan cakupan dosis pertama, jumlah targetnya mencapai angka 875.285 orang. BIla dikurang dengan dosis pertama yang sudah disuntikan sebanyak 262.238, maka tersisa 613.047 orang.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli, hingga saat ini jumlah dosis vaksin yang telah disuntikan baik dosis pertama dan kedua 2 serta dosis ketiga (vaksin Moderna) ada sebanyak 441.182 dosis vaksin.

Baca Juga :  Temui Wamenhub, Bupati Tubaba Usulkan Enam Bus Sekolah hingga Halte Sungai

“Data ini gabungan dari data vaksin semua instansi, baik Pemkot, TNI, hingga Polri,” ungkapnya pada Kamis (26/8/2021).

Selain itu, Edwin juga mengaku stok vaksin di Bandarlampung sudah menipis, bahkan hingga kini belum ada tambahan lagi.

“Stok vaksin ada (tersisa) sedikit dari stok yang diterima (terakhir) kemarin,” tukasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Jelang Pensiun, Pemkab Tubaba Bekali ASN dengan Keterampilan Wirausaha
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Jumat, 25 September 2026 - 10:16 WIB

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Jumat, 25 September 2026 - 09:58 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi

Berita Terbaru