LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Antusias masyarakat Kota Bandarlampung untuk vaksin patut diapresiasi.
Namun, perlu kontrol ketat agar kegiatan vaksinasi tak malah menciptakan kerumunan.
Seperti terjadi di Masjid Al-Furqon, Rabu (8/9/2021). Peserta ‘vaksinasi merdeka’ yang digelar Polda Lampung sempat membeludak.
Antrean panjang pun terjadi. Bayangkan saja, seribu orang berkumpul di satu tempat.
Pantauan di lapangan, antrean mulai dari luar pintu Masjid Al-Furqon hingga di dalam tempat ibadah itu.
Untunglah, petugas Polda Lampung sigap. Melihat banyaknya orang ini mereka segera bergerak menertibkan. Jaga jarak pun diterapkan.
“Masyarakat yang belum mendaftar langsung diminta pulang,” jelas Kapolsek Telukbetung Utara (TbU) Kompol Robi Wicaksono.
Dia menduga, membeludaknya peserta vaksin karena informasi adanya kegiatan ini menyebar ke masyarakat luas.
Sebab, vaksinasi pada hari pertama Selasa (7/9/2021) berjalan lancar. Tidak sampai menimbulkan antrean seperti sekarang.
Vaksinasi merdeka di pondok pesantren dan rumah ibadah diketahui merupakan program Polda Lampung.
Sasarannya adalah pelajar, kelompok agama, dan masyarakat umum dengan prioritas warga Bandarlampung.
Untuk di Masjid Al-Furqon, aparat Polsek, TbU ditunjuk sebagai pelaksana di lapangan.
“Di Masjid Al-Furqon ini berlangsung dua hari. Kita menyediakan 1000 dosis per hari,” ungkap Robi.
Ditemui di lokasi, Parsiah, warga Sukabumi, Bandarlampung mengaku datang sejak pukul 07.30 WIB.
Saat itu, sudah ramai dan banyak orang yang mengantre. Dia datang bersama anak-anaknya dengan angkutan kota.
“Sudah ngantre lama, ternyata vaksinnya habis. Jadi, terpaksa ini pulang,” keluhnya. (*)
Red















