Wagub Jihan Groundbreaking Tiga Ruas Jalan di Pringsewu, Targetkan Kondisi Jalan Mantap 100 Persen pada Akhir 2029

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melakukan Groundbreaking tiga ruas jalan di Pringsewu yaitu Kalirejo-Pringsewu, Pringsewu-Pardasuka dan Pardasuka-Sukamara.

Groundbreaking tersebut dipusatkan di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kamis (21/5/2026).

Groundbreaking ini membuktikan Pemerintah Provinsi Lampung terus merealisasikan perbaikan infrastruktur jalan sebagai bagian dari program prioritas pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan pada 2026.

Wagub Jihan mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Lampung meski di tengah tantangan penyesuaian anggaran dan pengurangan dana transfer daerah dari pemerintah pusat.

“Pak Gubernur dengan komitmennya tetap mengupayakan bagaimana caranya program prioritas itu tetap berjalan. Dan alhamdulillah masih berjalan dan cukup progresif di tahun 2026 ini,” ujarnya.

Wagub Jihan mengungkapkan pembangunan ruas jalan provinsi pada 2026 hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia juga mengungkapkan saat ini tingkat kemantapan jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu telah mencapai sekitar 87,86 persen.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan seluruh ruas jalan provinsi di daerah tersebut mencapai kondisi mantap 100 persen pada akhir 2029.

“Nanti sampai akhir 2029 insyaallah kemantapan ruas provinsi di Pringsewu bisa mencapai 100 persen,” ujarnya

Baca Juga :  Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ

Wagub Jihan menegaskan bahwa persoalan drainase menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Ia mengingatkan bahwa kerusakan jalan kerap dipicu saluran air yang tidak berfungsi dengan baik sehingga air menggenang di permukaan jalan.

“Yang namanya aspal itu musuhnya air. Karena itu irigasinya harus dijaga bersama-sama,” tekannya.

Wagub Jihan juga meminta masyarakat, pemerintah pekon, hingga pelaku usaha untuk ikut menjaga kondisi jalan, termasuk tidak menutup saluran drainase untuk kepentingan parkir dan memperhatikan batas muatan kendaraan angkutan.

Khusus di Kabupaten Pringsewu, Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp35,2 miliar untuk pembangunan tiga paket jalan provinsi dengan total panjang penanganan 3,8 kilometer.

Ketiga paket itu meliputi ruas Kalirejo-Pringsewu, Pringsewu-Pardasuka dan Pardasuka-Sukamara.

Ruas Kalirejo-Pringsewu menjadi paket terbesar dengan panjang penanganan efektif 2,7 kilometer dan nilai kontrak Rp23,978 miliar dengan jenis penanganan rigid pavement atau beton.

Selain itu, ruas Pringsewu-Pardasuka ditangani sepanjang 600 meter dengan nilai kontrak Rp5,753 miliar menggunakan rigid pavement.

Sementara ruas Pardasuka-Sukamara dibangun sepanjang 1 kilometer dengan anggaran Rp3,905 miliar menggunakan flexible pavement atau aspal.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung M. Taufiqullah mengatakan seluruh ruas jalan provinsi di Pringsewu pada tahun ini mendapatkan penanganan.

Baca Juga :  Prabowo Perintahkan Tambah Helikopter dan Personel Tangani Karhutla

“Ini luar biasa, tidak semua kabupaten diperbaiki semua. Kabupaten Pringsewu ini tiga ruas semuanya kita perbaiki,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ruas Kalirejo-Pringsewu memiliki tingkat lalu lintas yang cukup padat dengan volume kendaraan mencapai sekitar 12.000 kendaraan per hari.

Karena itu, pemerintah memilih konstruksi beton agar lebih kuat menahan beban kendaraan angkutan hasil pertanian dan industri.

“Nanti panjang rigid yang akan kita bangun 2.700 meter dengan lebar enam meter dan bahu jalan,” ungkapnya.

Menurut Taufiqullah, pembangunan tidak hanya berfokus pada badan jalan, tetapi juga sistem drainase dan gorong-gorong untuk mendukung irigasi pertanian di sekitar lokasi.

Ia menilai perbaikan drainase sangat penting untuk menjaga ketahanan jalan dari genangan air.

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila mengapresiasi dimulainya pembangunan ruas jalan tersebut.

Ia menilai pembangunan jalan akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Semoga ke depan UMKM naik, lalu ekonomi masyarakat juga naik sehingga kebutuhan masyarakat bisa tercukupi dengan adanya perbaikan jalan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Tubaba Konsultasi Sarpras ke BNPB
Estafet Kepemimpinan Bergulir, Deswanto Resmi Jabat Plt Camat Pagar Dewa
Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu
Sidak DPRD Bandar Lampung Ungkap Material Bekas di Proyek Trotoar Sultan Agung yang Ambrol
Bertemu Wamenpora Taufik Hidayat, Bupati Tubaba Dorong Penguatan Fasilitas dan Pembinaan Atlet Muda
Temui Wamenhub, Bupati Tubaba Usulkan Enam Bus Sekolah hingga Halte Sungai
Perkuat Pencegahan Korupsi, Pemkab Tubaba Evaluasi Target Dokumen MCSP KPK
Pemkab Tubaba Luncurkan “Subsidi BAZNAS”, 60 UMKM Dapat Akses Modal Tanpa Agunan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:44 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Tubaba Konsultasi Sarpras ke BNPB

Kamis, 10 September 2026 - 21:08 WIB

Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu

Kamis, 10 September 2026 - 14:51 WIB

Sidak DPRD Bandar Lampung Ungkap Material Bekas di Proyek Trotoar Sultan Agung yang Ambrol

Rabu, 9 September 2026 - 20:55 WIB

Bertemu Wamenpora Taufik Hidayat, Bupati Tubaba Dorong Penguatan Fasilitas dan Pembinaan Atlet Muda

Rabu, 9 September 2026 - 20:39 WIB

Temui Wamenhub, Bupati Tubaba Usulkan Enam Bus Sekolah hingga Halte Sungai

Berita Terbaru