2.771 Pemilih di Bandarlampung Meninggal, KPU: Kemungkinan karena Covid-19

- Jurnalis

Rabu, 22 Desember 2021 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pleno DPB di KPU Bandarlampung, Rabu (22/12/2021). Foto: Sulaiman

Pleno DPB di KPU Bandarlampung, Rabu (22/12/2021). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung menggelar rapat pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) triwulan keempat Desember 2021.

Pasca pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, DPT di Bandarlampung berjumlah 647.278 pemilih. Data tersebut terus berubah sepanjang 2021.

Secara berkelanjutan, DPB di Bandarlampung pada Januari 2021 berjumlah 660.424 pemilih.

Kemudian di Februari sebanyak 660.431 pemilih, Maret (660.536), April (660.267), Mei (660.134), dan Juni (659.758).

Lalu, Juli 659.233 pemilih, Agustus (658.988), September (659.003), Oktober (659.045), November (657.888), dan Desember (656.631).

Baca Juga :  Pansus LHP DPRD Lampung Sampaikan Rekomendasi ke OPD, Tindak Lanjut Terhadap Temuan BPK

Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triadi menerangkan, dibanding DPT Pilkada 2020, jumlah pemilih menurun sangat signifikan pada triwulan keempat.

Hal tersebut dikarenakan pada triwulan ketiga Agustus hingga September mengalami lonjakan Covid-19.

“Data ini kami dapatkan selain dari Pemkot Bandarlampung (Disdukcapil) juga Satgas Covid-19 Bandarlampung,” ungkapnya.

Dedy mengungkapkan, melalui pleno ini pihaknya meminta masukan dari seluruh perwakilan partai politik, Pemkot, TNI, dan Polri.

“Kami juga meminta data kepada TNI/ Polri tentang jumlah anggota baru maupun TNI/Polri yang sudah pensiun. Karena setelah pensiun mereka kembali menjadi pemilih baru,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ground Breaking Dimulai, Gubernur Mirza Targetkan Selesai September

Koordinator Data dan Informasi KPU Bandarlampung Ika Kartika menerangkan, dalam DPB Desember tercatat 656.631 pemilih.

Rinciannya, terdapat 682 pemilih baru, 2.771 meninggal dunia, dan 265 data pemilih ganda.

“Data pemilih baru, meninggal, dan pemilih ganda sudah diselesaikan, maka ditemukan jumlah DPB tersebut,” ujarnya.

Menurut Ika, banyak angka pemilih yang meninggal dunia kemungkinan akibat Covid-19.

“Karena pada tahun lalu kita tidak pakai DPB melainkan coklit,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Gubernur Mirza Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur
Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba
Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung
Gubernur Mirza Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional 2026
DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir
Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional
HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada
Soliditas BPD HIPMI Lampung Gelar Rapat Besar Pengurus Lengkap, Menuju Kontestasi Munas BPP ke-18
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:11 WIB

Gubernur Mirza Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 19:58 WIB

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba

Jumat, 17 April 2026 - 22:27 WIB

Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung

Jumat, 17 April 2026 - 14:29 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir

Kamis, 16 April 2026 - 23:20 WIB

Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional

Berita Terbaru