3 Ruas Jalan Rusak Lamteng Disulap Jadi Rigid Beton, Pemprov Lampung Alokasikan Dana Rp170 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) mengalokasikan anggaran Rp170 miliar untuk perbaikan tiga ruas jalan prioritas di Kabupaten Lampung Tengah pada 2026.

Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan total terdapat lima ruas jalan yang direncanakan diperbaiki di wilayah tersebut, namun hari ini akan dilakukan peninjauan di tiiga ruas jalan.

Ketiga ruas tersebut yakni Kalirejo-Bangunrejo sepanjang 5,5 kilometer, Kalirejo-Padang Ratu 6,5 kilometer, serta Padang Ratu-Pekurun Udik sepanjang 3,5 kilometer. Sisanya Bandar Jaya-Sp. Mandala – 10,00 km dan Wates-Metro – 1,50 km.

“Ruas Kalirejo-Bangunrejo ini termasuk wilayah dengan kepadatan tinggi di Lampung Tengah, setelah Punggur-Trimurjo. Aktivitas masyarakat di sini sangat padat,” ujar Taufiqullah saat groundbreaking, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, lalu lintas harian rata-rata (LHR) di ruas tersebut mencapai lebih dari 5.000 kendaraan per hari.

Tingginya mobilitas dipicu keberadaan tiga pasar utama, yakni Pasar Kalirejo, Pasar Bangunrejo, dan Pasar Poncowarno.

Untuk tahun ini, Pemprov Lampung mengalokasikan Rp60 miliar untuk ruas Kalirejo-Bangunrejo, Rp70 miliar untuk Kalirejo-Padang Ratu, dan Rp40 miliar untuk Padang Ratu-Pekurun Udik.

Baca Juga :  60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Secara teknis, seluruh ruas akan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton guna meningkatkan daya tahan jalan, terutama menghadapi kendaraan bertonase besar.

Taufiqullah menambahkan, wilayah tersebut merupakan sentra produksi sawit, padi, dan jagung, serta memiliki aktivitas tambang rakyat seperti pasir dan tanah untuk bahan baku genteng dan bata yang dipasarkan hingga luar daerah.

“Banyak truk besar melintas membawa muatan berat, sehingga konstruksi beton menjadi pilihan agar jalan lebih awet,” jelasnya.

Untuk ruas Kalirejo–Bangunrejo, panjang total mencapai 14 kilometer. Namun pada tahap awal tahun ini, pembangunan difokuskan sepanjang 5,5 kilometer.

“Masih ada sekitar 700 meter yang belum tertangani akibat eskalasi harga. Sisanya akan dilanjutkan pada tahap berikutnya,” ungkapnya.

Selain peningkatan kualitas jalan, proyek ini juga menargetkan peningkatan kondisi jalan mantap di Lampung Tengah dari 89 persen pada 2025 menjadi 98 persen setelah pekerjaan rampung.

Pemprov Lampung juga akan meningkatkan lebar jalan dari sebelumnya sekitar 4,5 meter menjadi 6 meter, dengan tambahan bahu jalan masing-masing 1 meter di sisi kanan dan kiri.

Baca Juga :  Update Gempa NTT: 44.946 Rumah Rusak, 83 Orang Meninggal

Tak hanya itu, sistem drainase turut dibangun untuk mencegah genangan air yang selama ini menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan.

“Drainase sudah kita siapkan, aliran air diarahkan dengan baik agar tidak terjadi banjir lagi,” tegasnya.

Ia juga menyinggung kondisi jalan yang sebelumnya sempat viral di media sosial karena rusak parah hingga tergenang air.

“Yang kemarin sampai masyarakat mandi di jalan, insyaallah setelah diperbaiki tidak akan terjadi lagi,” katanya.

Ke depan, Pemprov Lampung juga akan melanjutkan pembangunan ruas lainnya dengan spesifikasi serupa, termasuk Bandar Jaya-Mandala yang direncanakan dibiayai melalui dana pinjaman sekitar Rp100 miliar.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menargetkan seluruh pekerjaan dapat dipercepat dari jadwal awal Desember 2026 menjadi rampung pada 1 September 2026.

Diketahui, saat groundbreaking, Gubernur Mirza didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Marindo Kurniawan, Kepala Dinas BMBK M Taufiqullah, Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri serta Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Muhammad Ghofur beserta Anggota Budi Yuhanda dan Anggota Komisi III Ikhwan Fadil Ibrahim. (*)

Berita Terkait

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Jumat, 25 September 2026 - 10:16 WIB

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Berita Terbaru