Peduli Masyarakat, Pemkab Tubaba Jalankan Pusat Kesejahteraan Sosial

- Jurnalis

Rabu, 19 Januari 2022 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Mirhan Ahmad. Foto: Dirman

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Mirhan Ahmad. Foto: Dirman

LAMPUNGCORNER.COM, TULANGBAWANG BARAT – Tahun 2022 pemerintah Tulangbawang Barat (Tubaba), segera jalankan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tubaba, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Mirhan Ahmad kepada lampungcorner.com, Rabu (19/1/2022).

“Upaya mempermudah pelayanan kepada masyarakat, tahun ini kita ada program Puskesos yang rencana akan dijalankan mulai Februari 2022,” katanya.

Lanjut dia, Puskesos ini adalah program nasional, dimana Puskesos berperan sebagai lembaga perpanjangan tangan dari Dinas Sosial untuk menjangkau warga rentan miskin di setiap Tiyuh (Desa) atau Kelurahan.

“Untuk Tubaba akan kita mulai di dua titik sebagai pilot projects, yaitu Tiyuh Pulung Kencana Kecamatan Tulangbawang Tengah, dan Margodadi Kecamatan Tumijajar,” ucapnya.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Dia menerangkan, nantinya Puskesos ini akan menjadi wadah pengaduan data persoalan-persoalan kemiskinan masyarakat, menerima keluhan, memberikan penanganan dan rujukan program bantuan, menjadi data base aduan perihal kesejahteraan sosial kemasyarakatan, hingga menjadi perantara pemberian bantuan daerah.

“Jadi bagi masyarakat yang ada keperluan terhadap Dinas Sosial tidak perlu jauh-jauh ke Kantor Kabupaten, tetapi cukup di Tiyuhnya saja ke depan, misalnya meminta rekomendasi pengaktifan BPJS Kesehatan dengan menginput pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” jelasnya.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Nantinya akan ada petugas Puskesos yang diambil dari PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) Tiyuh setempat, dan akan diberikan terlebih dahulu Bimtek oleh Pemerintah Pusat, karena pada pelayanan nanti ada suatu Aplikasi yang digunakan.

“Terkait kapan jadwal pasti program dapat terlaksana belum ditentukan, kita masih menunggu Juknis dan Bimtek dari Pusat, karena anggaran program itu fokus utamanya dari APBN. Yang jelas, sementara kita ambil percontohan di dua titik terlebih dahulu, baru kemudian kedepan kita bahas lebih lanjut apakah memakai APBD atau bagaimana nantinya,” pungkasnya. (*)

(ki/drn)

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 188 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru