LAMPUNGCORNER.COM, Wasit di kompetisi Liga Indonesia kerap menjadi sorotan. Terbaru, wasit menjadi biang kericuhan pada laga Persikota vs Farmel FC yang berlangsung Minggu (6/3).
Pada pertandingan di babak 16 besar Liga 3 itu, wasit memberikan beberapa keputusan yang kontroversial. Salah satunya ketika memberikan penalti kepada Farmel meski tak ada pelanggaran yang terjadi.
Menanggapi hal tersebut, PSSI langsung memberi ultimatum kepada wasit yang memimpin di Liga 3. Melalui Ketua Umum PSSI, M. Iriawan, menyatakan tak segan menggunakan wasit asing ke depannya.
“Saya merasa terganggu dengan adanya masalah keputusan-keputusan kontroversial yang dibuat oleh para wasit yang bertugas. Bisa jadi opsinya saya mencari wasit-wasit lain dari luar negeri,” kata Iriawan dalam pertemuan virtual dengan wasit Liga 3 seperti dikutip situsi resmi PSSI, Selasa (8/3).
“Saya tidak ingin dicap ada permainan di dalam PSSI. Bisa berubah kalian? Saya berdarah-darah dan jatuh bangun membangun sepak bola yang sempat berhenti nyaris dua tahun,” lanjutnya.
Penggunaan wasit asing sejatinya pernah dilakukan PSSI pada Liga 1 musim 2017. Akan tetapi, adanya wasit asing tak lantas menghilangkan kontroversi yang terjadi.
Wasit asal Australia, Shaun Evans, membuat keputusan kontroversi kala memimpin laga Persib vs Persija di Stadion Manahan, Solo. Pada laga tersebut, Evans tak mengesahkan gol Ezechiel Ndouassel meski dalam tayangan ulang bola sudah mengenai jaring gawang.
“Saya mohon ini diperbaiki. Karena saya kecewa. Jadi maaf saya bicara keras. Bisa berubah atau tidak? Kalau tidak, tak usah jadi wasit, cari nafkah dan kerjaan lain,” tutup Iriawan.
Red















