LAMPUNGCORNER.COM, Jersi anyar Chelsea untuk musim 2022/23 bocor di media sosial. Namun, sponsor di bagian dada menjadi sorotan dan menimbulkan tanda tanya. Ini berkaitan dengan sanksi Roman Abramovich dari Pemerintah Inggris.
Bos Chelsea saat ini, Roman Abramovich, disanksi Pemerintah Inggris pada 10 Maret lalu imbas konflik Rusia-Ukraina. Abramovich masuk dalam daftar oligarki Rusia dan seluruh asetnya dibekukan, termasuk Chelsea.
Beberapa pihak terkait turut mengeluarkan pernyataan tegas menyusul gejolak di internal Chelsea. Salah satunya adalah perusahan telekomunikasi, Three, yang meminta logo mereka dicabut dari jersi dan tak dimunculkan di kawasan Stamford Bridge.
“Mengingat sanksi yang diumumkan pemerintah Inggris baru-baru ini, kami telah meminta Chelsea untuk sementara menangguhkan kemitraan kami, termasuk menghapus merek [logo] kami dari jersi dan di sekitar stadion hingga pemberitahuan lebih lanjut,” ucap juru bicara Three, Kamis (11/3), dikutip dari Sky Sports.
Three adalah sponsor utama Chelsea sejak 2020, menggantikan pabrikan ban asal Jepang, Yokohama Tyres. Kontraknya berdurasi tiga tahun dengan nilai kesepakatan USD 52,5 juta (Rp 751 miliar) per tahun.
Namun, dalam bocoran jersi anyar Chelsea, logo Three tetap terpampang besar di bagian dada jersi. Sisanya, desain biru polos diusung oleh klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu. Ada juga motif khusus di bagian leher jersi dengan garis putih dan pirus.
Logo klub berada di dada sebelah kiri, sementara logo Nike juga masih terpampang di sebelahnya. Sejatinya, apparel kenamaan itu dikhawatirkan bakal ikut cabut imbas konflik Rusia-Ukraina yang menyasar internal klub Chelsea.
Nike adalah mitra resmi Chelsea sejak 2016 dengan kontrak berdurasi 15 tahun dan nilai kesepakatan mencapai 900 juta poundsterling atau 60 juta poundsterling per musim (sekitar Rp 1,1 triliun). Menurut laporan The Athletic, Nike bakal tetap setia mempertahankan kerja samanya dengan Chelsea.
Jika Nike tidak akan meninggalkan Chelsea, sikap Three sejauh ini masih bersifat sementara. Mereka bisa saja mencabut permintaan tersebut dan melanjutkan kesepakatan mitra seperti sebelumnya, terlebih mereka masih terikat kontrak semusim lagi dan Chelsea kini tengah dalam penjajakan pemilik anyar.
Abramovich sudah mengumumkan penjualan klub yang telah ia pimpin sejak 2003 itu pada 3 Maret lalu. Meski penjualan sempat ditangguhkan karena sanksi yang diterima taipan Rusia itu, Pemerintah Inggris memberi izin untuk melanjutkan proses tersebut dan telah ditutup pada 18 Maret lalu.
Sejauh ini, ada dua pihak yang tengah memimpin perburuan, yakni pebisnis properti asal Inggris, Nick Candy, dengan tawaran 2,5 miliar poundsterling (Rp 46,5 triliun) serta Saudi Media yang mengajukan 2,7 miliar poundsterling (Rp 50,3 triliun).
Red















