LAMPUNGCORNER.COM, Mesut Oezil dicoret dari tim utama Fenerbahce. Kabar tersebut diumumkan langsung oleh pihak klub di situs resmi mereka pada Kamis (24/3). Lantas, apa penyebab dicoretnya eks pemain Arsenal itu?
Sejatinya, Mesut Oezil tak dibuang sendirian. Ada juga pemain Fenerbahce lainnya yang ikut dicoret dari tim utama. Namun, pihak klub tak merinci alasan pencoretan dua penggawanya tersebut.
“Pemain tim utama kami, Mesut Oezil dan Ozan Tufan, dikeluarkan dari skuad sesuai keputusan yang diambil,” tulis pernyataan singkat Fenerbahce.
Football London mewartakan, pencoretan Mesut Oezil disebabkan oleh adu mulut yang tempo hari terjadi antara dirinya dengan manajer sementara Fenerbahce, Ismail Kartal.
Gelandang asal Jerman itu dianggap tak bahagia merumput bersama Fenerbahce. Menit bermain yang minim menjadi penyebabnya. Teranyar, ia dilaporkan geram dengan keputusan Kartal yang menggantinya saat Fenerbahce menang 2-1 atas Konyaspor, 20 Maret lalu.
Oezil sejatinya tampil sebagai starter di laga tersebut. Namun, gelandang 33 tahun itu digantikan oleh Dimitris Pelkas di awal babak kedua. Menurut laporan surat kabar Turki, Milliyet, aksi lambat Oezil di lapangan membuat Kartal menariknya.
Eks pemain Arsenal dan Real Madrid ini juga sempat ngamuk ke pelatih Fenerbahce sebelumnya, Vitor Pereira, pada Oktober 2021 lalu. Penyebabnya adalah ia merasa diberi harapan palsu oleh Pereira.
Saat Fenerbahce melawan Kasimpasa pada Oktober 2021 lalu, Oezil hanya menghangatkan bangku cadangan sepanjang laga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Fenerbahce.
Menurut laporan Goal International, Mesut Oezil menghabiskan sebagian besar waktu di babak kedua laga Fenerbahce vs Kasimpasa dengan pemanasan. Setelah 40 menit berlalu, dia tak kunjung masuk lapangan.
Kemudian, Oezil menunjukkan kekesalannya ke arah Pereira saat skuad Fenerbahce bersiap untuk kembali ke ruang ganti. Menurut jurnalis Turki, Okan Beltek, eks bintang Timnas Jerman itu sampai melempar rompi ke arah pelatih.
Presiden Fenerbahce, Ali Koc, juga sempat memberikan komentarnya soal polemik Mesut Oezil tersebut. Koc sadar Oezil kurang menit bermain, tapi ia juga meminta sang pemain untuk fokus dan menujukkan kemampuannya.
“Sejak awal musim ini, Mesut Oezil telah dibandingkan dengan Robin van Persie. Oezil ingin bermain lebih banyak. Mulai sekarang, dia perlu fokus pada permainan dan menjauhkan kepentingan komersialnya. Dia perlu berpikir untuk berkontribusi pada Fenerbahce,” kata Presiden Fenerbahce, Ali Koc, kepada Fenerbahce TV pada akhir 2021.
“Pelatih kami juga perlu mencari cara untuk mendapatkan hasil maksimal dari Oezil. Tidak ada masalah, terlepas dari apa yang dikatakan media. Mesut tidak senang karena dia tidak bermain secara reguler,” pungkasnya.
Oezil telah menjadi bagian skuad Fenerbahce sejak Januari 2021. Ini terjadi setelah Oezil dan Arsenal sepakat membatalkan kontrak yang harusnya habis pada musim panas 2021.
Khusus untuk musim 2021/22, Mesut Oezil telah bermain dalam 22 laga di Liga Super Turki bersama Fenerbahce. Ada 8 gol dan 2 assist yang dibukukan oleh pemain yang sempat diisukan akan diboyong Rans Cilegon FC itu.
Kini, Mesut Oezil dan Ozan Tufan dilarang untuk berlatih bersama tim utama menjelang pertandingan tandang mereka pada 2 April mendatang melawan Kayserispor. Belum jelas sampai kapan hukuman ini diterima Oezil dan Tufan.
Red















