LAMPUNGCORNER.COM, Sebanyak 1.500 atlet dari 9 negara Asia Tenggara telah menyatakan kesiapannya mengikuti ASEAN Para Games XI Tahun 2022 di Jawa Tengah.
Jumlah itu bisa bertambah, lantaran atlet asal Laos dan Vietnam belum terdaftar.
“Kedua negara ini masih menunggu undangan resmi dari pihak panitia di Indonesia,” ungkap Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, Jumat (25/03/2022).
Para atlet yang sudah terdaftar itu, lanjut dia, adalah kontingen tuan rumah Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, Myanmar, Kamboja, Timor Leste dan Brunei.
Saat ini, jumlah atlet yang terdaftar dalam ASEAN Para Games XI tersebut sudah melebihi atlet peserta ASEAN Para Games 2017 di Malaysia dan ASEAN Para Games 2015 di Singapura.
Di Malaysia, jumlah atlet yang berpartisipasi adalah 1.424 orang. Adapun di ASEAN Para Games di Singapura diikuti 1.257 atlet.
Senny berharap, penyelenggaraan ASEAN Para Games XI 2022 tidak terpengaruh keterbatasan dana event tersebut.
Tanpa menyebut nominal, Senny mengaku jika dana yang disediakan pemerintah bagi penyelenggaraan ajang olahraga itu relatif terbatas.
Informasi tentang keterbatasan dana itu diterima Senny sebanyak 2 kali dari Presiden Jokowi. Yakni usai rapat kabinet terbatas pada Selasa (22/03/2022) dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua bulan November 2021.
Keterbatasan dana ini, menurut dia, tidak terlepas dari adanya program prioritas pemerintah selama pandemi COVID-19.
“Tapi kesuksesan ASEAN Para Games ini diharapkan bisa mengikuti kesuksesan event olahraga lain seperti MotoGP Mandalika. Dengan begitu nama Indonesia bisa diperhitungkan oleh dunia,” tandasnya.
Red















