LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Polda Lampung, JMSI bersama Forkopimda Lampung menggelar diskusi publik, membahas keresahan masyarakat terhadap aksi geng motor di Lampung, Rabu (14/6/2023).
Diskusi dihadiri sejumlah guru dan siswa dari sejumlah sekolah di provinsi ini.
Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika mengatakan polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat.
Tindakan pencegahan yang dilakukan sudah banyak. Terakhir, 466 orang ditangkap di wilayah Bandarlampung.
“Setelah dipilah-pilah, 45 tersangka ditetapkan dan saat ini kita tahan,” kata dia.
Menurut Kapolda, pemicu geng motor dan tawuran antara lain dipengaruhi game online.
“Para remaja akhirnya tidak bisa lagi membedakan dunia permainan dan nyata lalu dipraktikkan untuk menyakiti orang lain,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Umum JMSI Lampung, M Alzier Dianis Thabranie meminta orang tua lebih terbuka dengan anak.
“Perbanyak diskusi dan diupayakan orang tua harus mengerti keinginan anaknya yang beranjak dewasa,” sarannya.
Selain itu, orang tua juga perlu melakukan pengawasan terhadap anak. (*)
Red









