Pemprov Lampung Matangkan Rencana PLTSa, Jalan Akses Lokasi Segera Dibangun

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus mematangkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) berkapasitas 1.000 ton per hari di Kawasan Kota Baru, Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik itu akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 20 hektare dan masuk dalam kawasan aglomerasi Bandar lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Timur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung, Riski Sofyan, mengatakan seluruh persyaratan utama dari pemerintah pusat telah dipenuhi.

Mulai dari dukungan kepala daerah, kelengkapan dokumen teknis, hingga kesepakatan tiga daerah dalam kawasan aglomerasi untuk menyuplai sampah.

“Semua syarat dan kriteria telah siap. Tiga daerah dalam kawasan aglomerasi juga sudah menandatangani MoU dan sanggup menyuplai sampah. Total kebutuhan 1.000 ton per hari,” kata Riski dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Riski menjelaskan, lokasi proyek telah ditetapkan di kawasan Kotabaru, Desa Purwotani. Dengan jarak angkut maksimal 50 kilometer, waktu tempuh pengiriman sampah menuju lokasi diperkirakan kurang dari satu jam.

Saat ini Pemprov Lampung tinggal menunggu proses lelang dari pemerintah pusat. Jika tidak ada hambatan, proyek PLTSa tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 2027.

Baca Juga :  Ukom Lampura Jadi Sorotan, Suwardi: Pilih Pejabat yang Bersih, Kompeten dan Berani

Namun demikian, masih ada satu pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, yakni pembangunan akses jalan menuju lokasi proyek.

Riski menjelaskan, hingga kini akses permanen menuju titik pembangunan yang berjarak sekitar 1,7 kilometer masih belum tersedia.

“Kami sudah bersurat ke BMBK untuk membuka jalan menuju lokasi proyek. Tahun ini rencananya mulai dibangun,” ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M Taufiqullah, membenarkan pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk membuka sekaligus membangun jalan menuju kawasan PLTSa.

“Pembangunan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Lampung terpilih sebagai salah satu provinsi yang membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik,” kata Taufiqullah.

Ia menambahkan, pembangunan akses jalan akan dilakukan secara bertahap dan berlanjut hingga 2027.

Selain menjadi solusi penanganan sampah, PLTSa tersebut juga diproyeksikan menghasilkan energi listrik dalam jumlah besar.

Dengan teknologi Waste-to-Energy (WtE), setiap satu ton sampah diperkirakan mampu menghasilkan listrik sebesar 400 hingga 600 kilowatt hour (kWh).

Baca Juga :  BPBD Tubaba Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga dan Sekolah Terdampak Kekeringan

Apabila menggunakan asumsi rata-rata 500 kWh per ton, maka 1.000 ton sampah per hari dapat menghasilkan sekitar 500.000 kWh listrik.

Jumlah tersebut setara dengan daya listrik berkelanjutan sebesar 20 hingga 25 megawatt (MW), atau cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 15.000 sampai 20.000 rumah tangga.

Besaran energi yang dihasilkan nantinya akan bergantung pada kadar air sampah, komposisi organik dan anorganik, serta teknologi yang digunakan, mulai dari insinerasi, gasifikasi, hingga landfill gas.

Pemerintah pusat melalui kementerian terkait juga disebut telah menyiapkan anggaran triliunan rupiah untuk pembangunan PLTSa di sejumlah daerah, termasuk Lampung.

Program ini menjadi salah satu proyek strategis nasional di bidang pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus pengembangan energi ramah lingkungan.

Dengan kesiapan lahan, dukungan daerah penyangga, serta pembangunan akses jalan yang mulai disiapkan, Lampung dinilai semakin dekat mewujudkan proyek energi berbasis sampah terbesar di Sumatera bagian selatan. (*)

Berita Terkait

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Jelang Pensiun, Pemkab Tubaba Bekali ASN dengan Keterampilan Wirausaha
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Jumat, 25 September 2026 - 10:16 WIB

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:10 WIB