LampungCorner.com, MESUJI – Demi menjaga dan memastikan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah salat Isya dan Tarawih di bulan suci Ramadan 1445 H, pengurus Masjid Agung Jami’ Arriyadh Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, melibatkan pihak keamanan 1 anggota Sat Pol-PP guna lakukan penjagaan kendaraan dan lingkup halaman sekitar.
H. Amat Rofi’i selaku ketua masjid Agung Jami’ Arriyadh mengatakan, ini merupakan inisiatif untuk mencegah tindak kejahatan para pelaku curanmor yang sering terjadi di tempat ibadah (masjid).
“Sengaja ini kami intruksikan untuk menjaga kondusifitas di area lingkungan masjid Agung, khususnya bagi kendaraan para jamaah yang sedang melaksanakan ibadah salat isya dan tarawih,” ujar Amat Rofi’i kepada media ini, Rabu (13/03/2024) malam.
Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan sebagai salah satu langkah tepat dalam mewujudkan rasa nyaman, aman dan tenang bagi para umat muslim yang hendak melakukan ibadah selama bulan suci ramadan.
“Kami sampaikan kepada bapak, ibu dan saudaraku para jamaah, insya Allah selama bulan ramadan masjid Agung Brabasan telah menyiapkan 1 petugas keamanan Non muslim dari anggota Pol PP Mesuji. Harapannya, agar kendaraan kita semua yang di parkir di sekitar masjid dapat terjaga baik, dan kita selama menunaikan ibadah tarawih bisa lebih tenang juga lebih khusyuk,” terangnya di sela-sela memberi kultum di atas mimbar.
H. Amat Rofi’i yang juga menjabat sebagai Sekretaris Sat Pol PP Kabupaten Mesuji itu juga memberikan himbauan kepada para jamaah, agar tetap dalam kewaspadaan ketika menjalankan ibadah salat tarawih saat hendak meninggalkan rumah.
“Ketika berangkat ibadah salat ke masjid, pastikan keadaan rumah terkunci dengan baik, kompor benar mati, hentikan penggunaan listrik yang tak perlu dan antisifasikan hal lainnya yang sekiranya membuat bahaya,” imbaunya.
Anggota Sat Pol Pol PP yang ditugaskan menjaga keamanan masjid yakni Wayan Heri Pranata. Ia mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya ini suatu penghormatan baginya untuk berbuat baik dan berguna bagi umat muslim selama menjalankan ibadah ramadan.
“Ya, selain ini memang perintah untuk dijalani. Tapi saya bahagia dan iklas melaksanakan tugas di tempat ibadah seperti saat ini. Meskipun saya non muslim, ini juga sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan pribadi saya terhadap umat muslim selama menjalankan ibadah puasa. Ini juga saya anggap suatu ibadah bagi saya,” ungkapnya. (*)
Laporan: Kotan
Editor: Furkon Ari
















