LampungCorner.com, LAMBAR – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 di Aula Kagungan Setdakab, Kamis (13/3/2025).
Digelar dalam suasana Ramadan, acara ini tetap berlangsung khidmat dengan dihadiri 150 peserta dari berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat.
Bupati Lambar Parosil Mabsus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat akan menjadi prioritas utama dalam RKPD 2026.
“Pemerintah pusat memiliki program astacita, pemerintah Provinsi Lampung dengan tiga program strategisnya, dan Pemkab Lambar dengan program Satya Ananda Sakti atau enam program unggulan. Semua program ini harus selaras agar pembangunan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Parosil.
Namun, ia menyoroti bahwa setiap daerah memiliki tantangan berbeda, dan yang paling mendesak di Lambar adalah masalah infrastruktur, terutama jalan.
“Permasalahan utama yang hampir merata di berbagai daerah adalah infrastruktur, dan Lampung Barat tidak terkecuali. Oleh karena itu, kami berkomitmen menjadikannya skala prioritas,” tegasnya.
Ia pun menyebutkan beberapa ruas jalan yang membutuhkan perhatian khusus, antara lain:
1. Ruas jalan di Suoh dan Bandar Negeri Suoh.
2. Ruas Waspada – Way Ngison di Kecamatan Sekincau.
3. Jalan penghubung Kecamatan Sekincau – Batu Ketulis.
4. Ruas Sumber Jaya – Pagar Dewa.
5. Jalan menuju SMAN 1 Lumbok Seminung.
Parosil menegaskan bahwa dalam periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin, penyelesaian jalan-jalan tersebut akan menjadi target utama.
“Saya sudah menugaskan Dinas PUPR dan Bappeda untuk memastikan bahwa ruas-ruas jalan yang mendesak harus menjadi prioritas di tahun mendatang,” tambahnya.
Plt. Kepala Bappeda Lambar, Indra Gunawan, dalam laporannya menyebutkan bahwa Musrenbang ini menjadi forum strategis dalam merancang pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.
Ia memaparkan bahwa hasil Musrenbang tingkat kecamatan telah menghasilkan 1.553 usulan masyarakat yang menjadi prioritas, dengan rincian:
671 usulan terkait pekerjaan umum (infrastruktur).
268 urusan pendidikan.
239 sektor pertanian.
73 bidang kesehatan.
40 urusan lingkungan hidup.
47 bidang kepemudaan, olahraga, dan pariwisata.
Musrenbang RKPD 2026 ini turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ganjar Jatiyono, Wakil Bupati Lambar Mad Hasnurin, Ketua TP PKK Partinia Parosil Mabsus, serta perwakilan Forkopimda dan instansi vertikal lainnya.
Dengan fokus pembangunan yang semakin jelas, masyarakat Lambar menaruh harapan besar agar infrastruktur yang lebih baik dapat segera terwujud, membuka akses dan peluang yang lebih luas bagi kesejahteraan daerah. (*)
Laporan: Ari Gunawan
Editor: Furkon Ari
















