Gubernur Lampung Targetkan Penguatan Layanan Forensik dan LASIK di RSUDAM

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmennya memperkuat layanan kesehatan strategis di Provinsi Lampung, khususnya layanan forensik dan kesehatan mata.

Hal itu dikatakannya usai melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Jumat (2/1/2026) lalu.

Salah satu perhatian utama Gubernur Mirza adalah lambannya penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Kondisi tersebut dinilai bukan tanpa sebab, melainkan akibat keterbatasan jumlah dokter serta fasilitas forensik yang tersedia di Lampung.

Saat ini, Lampung hanya memiliki empat fasilitas forensik, masing-masing dua unit di Rumah Sakit Bhayangkara dan dua unit di RSUDAM.

Baca Juga :  Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual

Seluruh fasilitas tersebut melayani berbagai kasus, mulai dari kekerasan hingga kriminalisasi, sehingga beban layanan terbilang sangat tinggi dan antrean panjang sulit dihindari.

“Solusinya, RSUDAM akan menambah dan memperkuat layanan forensik. Tujuannya agar korban mendapatkan penanganan yang lebih cepat, tepat, dan berkeadilan,” ujar Mirza.

Selain penguatan layanan forensik, Gubernur Mirza juga menyampaikan rencana RSUDAM untuk menghadirkan layanan kesehatan mata berupa Laser-Assisted in Situ Keratomileusis (LASIK) pada 2026.

Baca Juga : 

Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin lepas dari ketergantungan kacamata.

Direktur RSUDAM, Imam Ghozali, menyampaikan bahwa seluruh persiapan layanan LASIK saat ini hampir rampung. Ruangan telah disiapkan dan tenaga medis dinyatakan siap memberikan pelayanan.

“Untuk LASIK, ruangan sudah siap dan kemungkinan akan diresmikan pada Februari 2026. Tenaga medis juga sudah tersedia. Peminatnya sangat tinggi, mulai dari anak hingga dewasa, karena mata merupakan investasi terbesar sepanjang hidup,” kata Imam. (*)

Berita Terkait

Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers
Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan
Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas
Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas
Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Berita Terbaru