Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah pusat bergerak cepat menangani dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Basarnas, BMKG, serta Gubernur NTT untuk memastikan langkah mitigasi dan tanggap darurat berjalan cepat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo Hadi dalam keterangannya di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (15/8/2026) dalam siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Prasetyo mengatakan seluruh unsur pemerintah, baik pusat maupun daerah, termasuk TNI dan Polri, telah diminta melakukan langkah-langkah mitigasi serta penanganan darurat untuk mengatasi dampak gempa sejak awal kejadian.

Baca Juga :  Kunjungi Kawasan Budaya Randu Mas di Lamtim, Ini Pesan Gibran

“Kita semua, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait, termasuk TNI dan Polri, melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat, tanggap darurat cepat untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian,” ujar Prasetyo.

Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.

Pemerintah meminta proses pemeriksaan dan penyisiran di sejumlah lokasi terdampak segera dilakukan untuk memastikan kondisi warga, termasuk kemungkinan adanya korban yang masih tertimpa reruntuhan.

Baca Juga :  Diduga Korsleting, Rumah di Rajabasa Ludes Terbakar

Prasetyo menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan awal bencana.

“Yang paling penting adalah segera mitigasi penyelamatan. Kalau ada korban segera tertangani,” katanya.

Pemerintah pusat juga memastikan siap memberikan bantuan tambahan apabila dibutuhkan untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan warga terdampak gempa di NTT.

Gempa M 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu sekitar pukul 04.58 WIB. Berdasarkan laporan sementara, sejumlah wilayah mengalami kerusakan dan proses pendataan serta penanganan korban masih berlangsung. (*)

Berita Terkait

Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas
Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care
Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I
MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI
Akademisi UIN Soroti Pembayaran UPS ASN Terpidana Korupsi, Desak Audit Administrasi
BKN Belum Putuskan Status, Tiga ASN Terpidana Korupsi Lampura Tetap Terima UPS
Bupati Hamartoni Beberkan Dasar Pengajuan Pinjaman Rp140 Miliar ke PT SMI
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:38 WIB

MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:32 WIB

Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:43 WIB

NASIONAL

Prabowo: Negara Harus Mudahkan Rakyat, Bukan Mempersulit

Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:42 WIB