Warga Rejosari Digegerkan Penemuan Bayi di Area Pemakaman

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, KOTABUMI – Warga Lingkungan V, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, dikejutkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan dan ditinggalkan di semak-semak bawah rumpun bambu di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Lebung Curup, Minggu (4/1/2026) sore.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup, dengan plasenta yang belum terputus, menandakan ia baru saja dilahirkan. Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan menimbulkan keprihatinan mendalam.

Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Rejosari, Alhoiria, mengungkapkan bahwa bayi pertama kali ditemukan oleh Fredy (28), seorang pemuda warga Perumahan Guru Blok A, Lingkungan V, Rejosari.

Baca Juga :  Ponpes Daarul Khair Kotabumi Rayakan 35 Tahun Pengabdian Lewat Wisuda, Bakti Sosial, Donor Darah, Ziarah dan Tabligh Akbar

Sekitar pukul 14.30 WIB, Fredy melintas di sekitar TPU untuk mencari makan dan sempat mendengar suara tangisan bayi yang sangat lirih, namun belum menaruh kecurigaan.

“Setelah selesai makan, saksi kembali melintasi jalan yang sama dan kembali mendengar tangisan bayi, kali ini suaranya terdengar lebih jelas dan keras. Saksi kemudian mencari sumber suara dan menemukan seorang bayi terbungkus kain di dalam plastik hitam, tergeletak di semak-semak,” terang Alhoiria.

Terkejut dengan penemuan tersebut, Fredy segera menghubungi keluarga dan warga sekitar. Bayi yang diduga sengaja ditinggalkan usai dilahirkan itu kemudian dibawa ke rumah Fredy untuk mendapatkan perawatan awal sebelum akhirnya dipindahkan ke rumah neneknya di kawasan SKB, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, guna perawatan lebih lanjut.

Baca Juga :  Jembatan Rapuh Penghubung Tiga RT di Kotabumi Selatan Belum Tersentuh Perbaikan

Sementara itu, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Lampung Utara, Yuyun Indriastuti, bersama staf telah melakukan pendampingan serta kunjungan langsung ke kediaman keluarga Fredy guna memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan bayi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penemuan bayi dan dugaan pelaku yang meninggalkannya. (*)

Berita Terkait

PEKSIMIDA 2026 Cabang Monolog Digelar di UMKO: Unila Juara, UMKO Raih Prestasi Membanggakan
Pelantikan DDII Lampura Jadi Momentum Perkuat Konsolidasi Dakwah dan Kemitraan
Jembatan Rapuh Penghubung Tiga RT di Kotabumi Selatan Belum Tersentuh Perbaikan
Bangun Umat Berakhlak, DDII Lampura Akan Gelar Pelantikan, Tabligh Akbar, dan Rakerda
Profesionalisme dan Presisi Polri Mendapat Apresiasi Tokoh Masyarakat Lampura
66 Capaska Lampura Digembleng Jelang HUT RI ke-81, Siap Emban Amanah Negara
Menuju HPN-Porwanas 2027, PWI Lampura Mulai Susun Strategi dan Seleksi Atlet
FGD UMKO Serukan Kebangkitan Adat Lampung demi Lampura yang Bermartabat
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:15 WIB

PEKSIMIDA 2026 Cabang Monolog Digelar di UMKO: Unila Juara, UMKO Raih Prestasi Membanggakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:50 WIB

Pelantikan DDII Lampura Jadi Momentum Perkuat Konsolidasi Dakwah dan Kemitraan

Senin, 29 Juni 2026 - 12:20 WIB

Jembatan Rapuh Penghubung Tiga RT di Kotabumi Selatan Belum Tersentuh Perbaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:46 WIB

Bangun Umat Berakhlak, DDII Lampura Akan Gelar Pelantikan, Tabligh Akbar, dan Rakerda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:47 WIB

Profesionalisme dan Presisi Polri Mendapat Apresiasi Tokoh Masyarakat Lampura

Berita Terbaru