PPKM Darurat akibatkan Omzet Pedagang Kambing Turun hingga 30 Persen

- Jurnalis

Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM,Bandarlampung — Pedagang kambing kurban mengeluhkan penurunan omzet di masa PPKM Darurat saat ini.

“Biasanya tanggal segini sudah laku puluhan, ini baru empat yang kasih DP (uang muka),” ungkap Merizal, Sabtu (17/7/2021).

Pedagang kambing di Jl Pahlawan, Kedaton ini menduga penurunan akibat penerapan PPKM yang berdampak turunnya mobilitas masyarakat.

“Biasanya selalu ramai yang tanya-tanya, ini baru dua yang dateng,” ungkap pedagang musiman yang telah berjualan selama enam tahun ini.

Baca Juga :  Hadiri Musrenbang RPKD 2027 Tubaba, Gubernur Lampung Singgung Program MBG dan KDMP

Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lampung, drh Anwar Fuadi, membenarkan penurunan penjualan hewan kurban kambing.

“Ada indikasi anjlok sampai 20-30 persen karena faktor permintaan Jawa, Bengkulu, dan Palembang menurun,” ungkap Anwar.

Ia menjelaskan, tidak menemukan penyakit berbahaya setelah melakukan inspeksi ke beberapa tempat lapak penjualan hewan kurban di Lampung.

“Hanya satu persen ditemukan penyakit cacingan, pink eye (radang mata), scabies, dan diare,” jelas dia.

Baca Juga :  Wagub Jihan Hadiri Musrenbang RKPD Lampung Selatan Tahun 2027, Tekankan Keselarasan Pembangunan Daerah

Dari pantauannya, masih ada hewan kambing kurban berumur kurang dari satu tahun di beberapa lapak penjual hewan kurban di Lampung.

Tentunya ini belum cukup umur untuk kurban karena yang diperbolehkan adalah kambing yang berusia di atas dua tahun.

“Temuannya cukup banyak sekitar tiga persen untuk kambing, kalau sapi sementara ini aman,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA
Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028
Sekdaprov Marindo Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru
Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027
Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB
Sekdaprov Marindo Paparkan Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah, Hilirisasi Komoditas di Acara Bank Indonesia Tahun 2026
Warga Serbu Pasar Murah Polresta Bandar Lampung, Solusi Nyata di Tengah Gejolak Harga
Wagub Jihan Hadiri Harlah Muslimat NU ke-80, Perkuat Peran Perempuan Dalam Pemberdayaan Ekonomi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:53 WIB

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WIB

Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027

Selasa, 28 April 2026 - 22:48 WIB

Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB

Selasa, 28 April 2026 - 22:34 WIB

Sekdaprov Marindo Paparkan Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah, Hilirisasi Komoditas di Acara Bank Indonesia Tahun 2026

Berita Terbaru