Hujan Dua Hari, Lampura Dikepung Banjir: Ratusan Rumah dan Sekolah Terendam

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana banjir di depan Masjid Agung Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Lampura, Senin (2/2/2026) pagi.

Suasana banjir di depan Masjid Agung Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Lampura, Senin (2/2/2026) pagi.

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dalam dua hari berturut-turut kembali memicu banjir luas. Ratusan rumah warga, sejumlah tempat ibadah, serta fasilitas pendidikan dilaporkan terendam air, Senin (2/2/2026) pagi.

Berdasarkan data sementara hingga pagi ini, sedikitnya terdapat 11 titik banjir yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kotabumi Selatan dan Kecamatan Kotabumi. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Way Sesah, Kali Umban, dan Way Abung yang tidak mampu menampung tingginya intensitas curah hujan selama dua hari terakhir.

Air menggenangi permukiman warga dengan ketinggian yang bervariasi. Di sejumlah lokasi, warga terlihat berjibaku menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah ke tempat yang lebih aman guna menghindari kerusakan lebih parah.

Baca Juga :  Lampura Dapat Tambahan TKD Rp96,9 Miliar, Fiskal Daerah Makin Longgar

Dampak banjir juga dirasakan di sektor pendidikan. Di SMAN 3 Kotabumi, halaman sekolah, gerbang belakang, hingga beberapa ruang kelas terendam air. Meski dalam kondisi terbatas, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di musala sekolah. Namun, pihak sekolah akhirnya memulangkan para siswa ke rumah masing-masing sekitar pukul 09.00 WIB.

“Air masuk ke halaman dan beberapa ruangan kelas,” ujar salah seorang guru SMAN 3 Kotabumi.

Baca Juga :  Prabowo Perintahkan Fokus Penanganan Karhutla Way Kambas

Sementara itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampura bersama aparat TNI dan Polri sejak Minggu (1/2/2026) malam hingga Senin pagi terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik banjir.

Fokus utama petugas meliputi pendataan kerusakan, evakuasi warga terdampak, serta langkah antisipasi terhadap potensi banjir susulan.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Lampura masih melakukan pendataan jumlah pasti rumah terdampak, fasilitas umum yang terendam, serta kebutuhan darurat warga akibat banjir musiman yang hampir terjadi setiap tahun di wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik
Pasar Dekon, Ganefo dan Ampera Molor, Kartubi: Desember 2026 Kami Pastikan Selesai
Prabowo Terima KTA NU Seumur Hidup di Penutupan Muktamar ke-35
Dua Ledakan Saat Kebakaran RSUD Ryacudu, Penyebab Masih Diselidiki
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Kamis, 3 September 2026 - 16:28 WIB

Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan

Kamis, 3 September 2026 - 11:13 WIB

Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ

Rabu, 2 September 2026 - 16:39 WIB

Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik

Rabu, 2 September 2026 - 07:36 WIB

Pasar Dekon, Ganefo dan Ampera Molor, Kartubi: Desember 2026 Kami Pastikan Selesai

Berita Terbaru