LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dalam dua hari berturut-turut kembali memicu banjir luas. Ratusan rumah warga, sejumlah tempat ibadah, serta fasilitas pendidikan dilaporkan terendam air, Senin (2/2/2026) pagi.
Berdasarkan data sementara hingga pagi ini, sedikitnya terdapat 11 titik banjir yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kotabumi Selatan dan Kecamatan Kotabumi. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Way Sesah, Kali Umban, dan Way Abung yang tidak mampu menampung tingginya intensitas curah hujan selama dua hari terakhir.
Air menggenangi permukiman warga dengan ketinggian yang bervariasi. Di sejumlah lokasi, warga terlihat berjibaku menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah ke tempat yang lebih aman guna menghindari kerusakan lebih parah.
Dampak banjir juga dirasakan di sektor pendidikan. Di SMAN 3 Kotabumi, halaman sekolah, gerbang belakang, hingga beberapa ruang kelas terendam air. Meski dalam kondisi terbatas, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di musala sekolah. Namun, pihak sekolah akhirnya memulangkan para siswa ke rumah masing-masing sekitar pukul 09.00 WIB.
“Air masuk ke halaman dan beberapa ruangan kelas,” ujar salah seorang guru SMAN 3 Kotabumi.
Sementara itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampura bersama aparat TNI dan Polri sejak Minggu (1/2/2026) malam hingga Senin pagi terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik banjir.
Fokus utama petugas meliputi pendataan kerusakan, evakuasi warga terdampak, serta langkah antisipasi terhadap potensi banjir susulan.
Hingga berita ini diturunkan, BPBD Lampura masih melakukan pendataan jumlah pasti rumah terdampak, fasilitas umum yang terendam, serta kebutuhan darurat warga akibat banjir musiman yang hampir terjadi setiap tahun di wilayah tersebut. (*)
















