Budiman AS: Pencegahan Narkoba di Bandarlampung Harus Dimulai dari RT

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist

Ist

Lampungcorner.com – Upaya pencegahan narkoba di Kota Bandar Lampung tak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran aktif masyarakat hingga tingkat RT dinilai menjadi kunci memutus rantai peredaran barang haram tersebut.

Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Budiman AS, saat mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya di Kecamatan Kedamaian, Minggu (25/1).

Menurut Budiman, regulasi tersebut harus diimplementasikan secara nyata dan tidak berhenti sebagai produk hukum di atas kertas. Ia menekankan, langkah pencegahan mesti dimulai dari lingkungan terkecil.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Lampung Lakukan Rotasi Pimpinan Sekolah, Ini Daftar 51 Kepsek Terbaru

“Perda ini harus hidup di tengah masyarakat. Pencegahan dimulai dari keluarga, RT, lalu ke tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Bandarlampung itu menyebut narkoba telah menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu, edukasi serta pengawasan lingkungan harus diperkuat secara terstruktur dan berkelanjutan.

Ia juga menyoroti posisi Bandarlampung yang kerap disebut sebagai wilayah rawan peredaran narkotika. Menurutnya, kolaborasi antara aparat, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat menjadi keharusan.

Baca Juga :  Pangdam XXI/Raden Inten Lampung Temui Massa Aksi, Janji Kawal Kasus Penyiraman Aktivis KontraS

“RT dan aparat di bawah harus jadi garda terdepan. Mereka yang paling memahami kondisi warganya,” tegas Anggota Komisi I DPRD Lampung tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, akademisi Universitas Bandar Lampung, Anggalana SH MH, mengingatkan bahwa penyalahgunaan zat adiktif kini merambah seluruh lapisan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya literasi kesehatan agar masyarakat tidak sembarangan mengonsumsi obat-obatan yang berpotensi menimbulkan ketergantungan.

“Pendekatan kepada pengguna juga harus mengedepankan pemulihan. Jangan sampai mereka takut melapor karena khawatir dihukum,” tandasnya.

Berita Terkait

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian
Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa
Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung
Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026
Wagub Jihan Terima Kunjungan Kohati HMI Bandar Lampung, Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda
Gubernur Mirza Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung
Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wagub Jihan Minta RAD Segera Dituntaskan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:34 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026

Berita Terbaru