Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan langkah strategis guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya di jalur nasional Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Tegineneng-Bandar Lampung-Kalianda-Bakauheni.
Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Bambang Sumbogo, mengatakan perbaikan dan perawatan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) telah dilakukan di sejumlah titik strategis pada ruas tersebut.
“Untuk mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik Lebaran, khususnya menuju Pelabuhan Bakauheni, telah dilakukan perbaikan dan perawatan LPJU di ruas jalan nasional Lampung Selatan,” ujar Bambang, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Perhubungan kabupaten/kota se-Lampung, termasuk Dinas Perhubungan Lampung Selatan serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan RI.
Dinas Perhubungan Lampung Selatan tercatat telah memperbaiki 70 titik LPJU serta melakukan perawatan terhadap 30 unit LPJU milik BPTD. Dengan demikian, total LPJU yang telah difungsikan mencapai 100 unit.
Selain itu, BPTD Kementerian Perhubungan RI juga menambah perawatan terhadap 10 unit LPJU di wilayah Natar dan Kalianda. Secara keseluruhan, jumlah LPJU yang telah diperbaiki dan dirawat mencapai 110 unit.
Tidak hanya itu, usai Lebaran atau sekitar pertengahan 2026, BPTD Kemenhub RI juga berencana menambah LPJU baru di sejumlah ruas strategis.
“Direncanakan pemasangan enam unit LPJU di ruas Kalianda-Bakauheni serta 29 unit di ruas Bandara Radin Inten-Rajabasa. Total ada 35 unit LPJU baru pada 2026,” jelas Bambang.
Ia berharap, langkah perbaikan, perawatan, dan penambahan penerangan jalan ini dapat meningkatkan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada jalur menuju Pelabuhan Bakauheni saat arus balik.
Pemprov Lampung juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta Kementerian Perhubungan RI guna memastikan seluruh infrastruktur transportasi, termasuk penerangan jalan, dalam kondisi optimal. (*)









