LampungCorner.com, SUKADANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Aula Utama Pemkab Lamtim, Senin (29/6/2026).
Rakor yang dipimpin langsung Wakil Bupati Lamtim Azwar Hadi tersebut diikuti seluruh PLKB se-Kabupaten Lamtim sebagai upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Bangga Kencana serta percepatan penurunan angka stunting.
Kepala Dinas P3AP2KB Lamtim, Suwanto, mengatakan peringatan Harganas ke-33 mengusung tema nasional “Ayah Wajib Hadir”, yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak demi membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas.
Menurutnya, peringatan Harganas tahun ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pembinaan bagi seluruh PLKB dan PKB sebagai garda terdepan pelaksanaan Program Bangga Kencana sekaligus penguatan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lamtim.
“Melalui momentum ini kami ingin memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan sekaligus mengonsolidasikan seluruh lini lapangan agar target Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting dapat tercapai,” ujarnya.
Suwanto menjelaskan, rakor tersebut diikuti 61 peserta yang terdiri dari penyuluh KB, ASN PNS, serta PPPK Dinas P3AP2KB yang berasal dari 24 kecamatan di Kabupaten Lamtim.
Selain itu, Dinas P3AP2KB juga tengah melaksanakan Bulan Pelayanan KB Serentak yang berlangsung sejak 8 Juni hingga 8 Juli 2026 di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang bekerja sama dengan Dinas P3AP2KB.
Sementara itu, Wakil Bupati Lamtim Azwar Hadi menegaskan bahwa PLKB memiliki peran strategis sebagai manajer wilayah sekaligus ujung tombak pelaksanaan program kependudukan di tengah masyarakat.
Menurutnya, pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan Program Bangga Kencana, serta memotivasi para penyuluh agar semakin optimal dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi bapak dan ibu PLKB yang selama ini tanpa lelah melakukan penyuluhan dan pendampingan masyarakat di desa binaan masing-masing demi mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera,” kata Azwar.
Ia menegaskan, keberhasilan Program Bangga Kencana sangat bergantung pada kemampuan penyuluh dalam menyampaikan informasi, mengedukasi masyarakat, serta membangun kesadaran akan pentingnya mewujudkan keluarga yang berkualitas.
Azwar juga meminta seluruh PLKB menyukseskan Bulan Pelayanan KB Serentak dengan mengoptimalkan seluruh fasilitas kesehatan hingga jejaring bidan desa. Di sisi lain, ia menginstruksikan agar intervensi pencegahan stunting melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) terus diperkuat dengan target tidak muncul kasus stunting baru.
Tak hanya itu, Wakil Bupati meminta validasi data keluarga dilakukan secara akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah. Ia juga mendorong lahirnya inovasi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang lebih kreatif agar mampu menjangkau generasi muda serta keluarga muda.
“Pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung penguatan lini lapangan. Tugas penyuluh memang tidak mudah, tetapi setiap langkah yang dilakukan merupakan investasi besar untuk melahirkan generasi emas Lamtim yang sehat, cerdas, dan unggul,” tegasnya. (*)
Editor: Furkon Ari
















