Lampungcorner.com – Open Tournament Voli Wali Kota Cup Bandar Lampung 2026 resmi bergulir pada Sabtu (4/7/2026).
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandar Lampung ini menjadi penyelenggaraan perdana di bawah naungan PBVSI Kota Bandar Lampung.
Sekretaris PBVSI Kota Bandar Lampung sekaligus Technical Delegate, Muhammad Tohir, mengatakan turnamen berlangsung selama delapan hari, mulai 4 hingga 11 Juli 2026.
“Peserta kategori putra ada 24 tim dan putri 10 tim,” ujarnya.
Turnamen ini bersifat terbuka, sehingga tidak hanya diikuti tim dari Bandar Lampung, tetapi juga dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung hingga luar daerah. Salah satu tim putri bahkan berasal dari Tangerang.
Pada hari pertama, panitia menggelar lima pertandingan yang terdiri dari satu laga kategori putri dan empat laga putra. Seluruh pertandingan berjalan lancar tanpa kendala berarti karena persiapan venue dan teknis telah dilakukan secara matang.
Tohir menyebut, target panitia tidak hanya menyukseskan penyelenggaraan, tetapi juga menghadirkan atmosfer pertandingan yang meriah melalui tingginya antusiasme penonton.
“Kami berharap masyarakat datang memberi dukungan agar pertandingan semakin meriah,” katanya.
Panitia sebelumnya juga berharap kehadiran pemain bintang dari luar daerah untuk menambah daya tarik. Namun, salah satu tim yang direncanakan membawa pemain tersebut batal tampil karena kendala internal.
Seluruh pertandingan dipimpin wasit berlisensi nasional, salah satunya Rohman Taufik. Ia menilai penggunaan lapangan indoor menjadi keunggulan karena pertandingan dapat berlangsung sesuai jadwal tanpa terganggu cuaca.
“Di lapangan indoor, pertandingan lebih terjadwal dan suasananya juga lebih menarik,” ujarnya.
Menurut Rohman, potensi protes dalam pertandingan merupakan hal yang wajar, namun dapat diselesaikan sesuai aturan. Hingga hari pertama, belum ada protes dari peserta maupun penonton.
Ia menambahkan, kualitas pertandingan sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan pengalaman wasit dalam memimpin laga.
“Semakin tinggi jam terbang wasit, semakin matang dalam mengambil keputusan di lapangan,” katanya.
Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan hingga partai final dapat berlangsung aman, sportif, dan lancar, sehingga turnamen ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ajang pembinaan atlet voli di Bandar Lampung dan Provinsi Lampung.
“Mudah-mudahan sampai selesai berjalan lancar dan bisa memajukan olahraga bola voli di daerah,” tutupnya. (*)
















