BANDAR LAMPUNG – Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila), Budiyono, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Unila periode 2027–2031, Rabu (19/8/2026).
Budiyono menyerahkan berkas pendaftaran ke Sekretariat Pemilihan Rektor (Pilrek) Unila yang berada di lantai III Gedung Rektorat Unila.
Usai menyerahkan berkas, Budiyono mengatakan proses pendaftaran telah dilakukan sesuai jadwal dan tahapan yang ditetapkan panitia Pilrek Unila.
“Sesuai yang direncanakan dan dijadwalkan, saya resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Unila periode 2027–2031. Mudah-mudahan itikad baik ini dikabulkan Allah SWT,” ujar Budiyono kepada awak media.
Dia berharap kontestasi Pilrek Unila tidak sekadar menjadi ajang perebutan jabatan. Menurutnya, proses tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan membawa Unila semakin maju.
“Harapan saya ke depan, pemilihan rektor ini menjadi alat untuk menyatukan Unila agar menjadi lebih baik, maju, dan jaya,” katanya.
Budiyono memastikan seluruh dokumen persyaratan telah disiapkan dan diserahkan dalam proses pendaftaran.
Dokumen tersebut antara lain Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dokumen persyaratan pengalaman manajerial dan fungsional, serta ijazah.
Saat ini, Budiyono tercatat sebagai dosen dengan jabatan akademik lektor kepala.
Setelah pendaftaran, tahapan Pilrek Unila akan berlanjut ke pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan pada 4–15 September 2026.
Pemeriksaan akan dilakukan di RSUD Abdul Moeloek dan RS Alamsyah Ratu Prawiranegara.
Budiyono pun meminta dukungan dan doa agar dapat mengikuti seluruh tahapan Pilrek hingga selesai.
“Mohon doanya, saya bisa melakukan tahapan-tahapan yang telah ditetapkan panitia Pemilihan Rektor Unila,” ucapnya.
Tahapan berikutnya juga mencakup sosialisasi kepada sivitas akademika di sejumlah fakultas di lingkungan Unila.
Puncak sosialisasi dijadwalkan berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Unila. Dalam agenda tersebut, Budiyono akan memaparkan rencana kerja dan gagasannya apabila terpilih sebagai Rektor Unila periode 2027–2031.
“Kita sudah mengikuti tahapan yang ditetapkan. Ada sosialisasi ke fakultas dan puncaknya sosialisasi di GSG Unila. Di sana kita akan memaparkan rencana kerja kita jika terpilih nantinya menjadi Rektor Unila,” pungkasnya. (*)













