Karhutla Ancam Way Kambas, Gubernur Pastikan Api Tak Meluas

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Minggu (23/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan api tidak meluas dan bergerak menuju kawasan konservasi Way Kambas.

Sebelumnya, kebakaran yang melanda kawasan rawa gambut seluas sekitar 673,4 hektare dilaporkan berhasil dipadamkan pada Sabtu malam (22/8). Namun, sehari setelahnya, petugas kembali mendeteksi munculnya titik api di wilayah Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah.

Mirzani mengatakan, dirinya turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan optimal.

“Hari ini saya turun langsung ke Desa Braja Harjosari, Lampung Timur, memastikan penanganan kebakaran berjalan dan api tidak meluas ke kawasan Way Kambas,” kata Mirza melalui akun Instagram @mirzano, Minggu (23/8/2026).

Menurut dia, titik api yang kembali muncul berada di kawasan ladang alang-alang. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena angin berpotensi membawa api ke arah kawasan hutan TNWK.

Baca Juga :  Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan

“Alhamdulillah, satu titik api yang sebelumnya muncul sudah berhasil dipadamkan. Hari ini kembali terpantau titik api di area ladang alang-alang, dan seluruh unsur langsung bergerak melakukan pemadaman sekaligus mitigasi agar api tidak terbawa angin menuju kawasan hutan,” ujarnya.

Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Pemprov Lampung, TNI-Polri, BPBD, Pemkab Lampung Timur, pengelola TNWK, serta sejumlah instansi dan pihak terkait.

Kolaborasi tersebut difokuskan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus mengantisipasi munculnya titik kebakaran baru di sekitar kawasan konservasi.

Tak hanya api, pemerintah juga memberi perhatian terhadap keselamatan satwa di Way Kambas. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kebakaran di sekitar kawasan tidak mengancam habitat satwa liar.

“Terima kasih atas kerja cepat dan kolaborasi di lapangan. Yang juga penting, kondisi satwa di TN Way Kambas terus dipantau. Kelompok gajah liar terdekat berada sekitar 25 kilometer dari titik kebakaran, sementara gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah dalam kondisi aman dan tidak terdampak,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan

Mirza menambahkan, upaya perlindungan kawasan akan terus diperkuat. Dalam beberapa bulan mendatang, pemerintah pusat bersama pihak terkait akan meningkatkan pemantauan dan penataan kawasan guna menekan potensi kebakaran.

Meski sejumlah titik api telah berhasil dipadamkan, kewaspadaan tetap menjadi perhatian utama. Petugas diminta terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api maupun titik api baru yang berkembang menjadi kebakaran lebih luas.

“Kita tidak boleh lengah. Penanganan harus dilakukan sampai kondisi benar-benar aman, sekaligus memperkuat mitigasi dan perlindungan kawasan agar risiko kebakaran dapat kita tekan. Kita berdoa dan bekerja bersama agar api segera terkendali dan tidak meluas,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Transparansi Seleksi JPTP Lampura Dipertanyakan, Hasil Tiga Besar Masih Jadi Misteri
Baru Dilantik, 10 Pejabat Lampura Langsung Dikejar Target
Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan
Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Transparansi Seleksi JPTP Lampura Dipertanyakan, Hasil Tiga Besar Masih Jadi Misteri

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Baru Dilantik, 10 Pejabat Lampura Langsung Dikejar Target

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Berita Terbaru

Tumpukan sampah telah menggunung di TPA Bakung. Foto diambil Kamis (15/10/2026).

BANDAR LAMPUNG

TPA Bakung Tak Kunjung Beres, WALHI Desak KLH Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:43 WIB

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras saat melakukan kunjungan kerja ke Afdeling Plalangan, Kebun Kopi Ijen, pada 14–15 Oktober 2026.

BISNIS

PTPN I Genjot Hilirisasi Kopi Ijen, Bidik Pasar Ekspor

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:13 WIB