Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 87 Orang, 150.576 Mengungsi

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT — Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Sabtu (22/8/2026), total korban meninggal dunia mencapai 87 orang.

Data tersebut merupakan pembaruan BNPB per Sabtu (22/8/2026) pukul 16.00 WIB. Jumlah itu bertambah delapan orang dibandingkan laporan sebelumnya.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, penambahan korban meninggal masih terjadi seiring proses penanganan dan pendataan di sejumlah wilayah terdampak.

“Pada hari ini secara kumulatif jumlah yang meninggal ada 87 jiwa,” ujar Berton dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga :  Antrean Solar Mengular, DPRD Lampung Minta Pertamina Tambah Pasokan

Korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten. Rinciannya, Manggarai 31 orang, Manggarai Timur 30 orang, Sikka 9 orang, Ende 2 orang, Manggarai Barat 1 orang, Nagekeo 13 orang, dan Ngada 4 orang.

Selain korban meninggal, BNPB mencatat 1.298 orang mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 336 orang mengalami luka berat.

Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah korban luka terbanyak, yakni 643 orang. Disusul Kabupaten Manggarai dengan 285 orang.

“Jumlah orang-orang yang luka atau korban yang luka ada mencapai 1.298 jiwa, di mana yang luka berat sebanyak 336. Kabupaten Manggarai Timur dengan total 643 jiwa, ini merupakan luka yang terbanyak. Kemudian diikuti Kabupaten Manggarai sebanyak 285 jiwa,” kata Berton.

Baca Juga :  Restocking Ikan Jadi Upaya Nyata Pemprov Lampung Menjaga Ekosistem Sungai Mesuji

Di sisi lain, jumlah warga yang mengungsi juga terus bertambah.

BNPB mencatat sebanyak 150.576 orang kini mengungsi akibat dampak gempa, termasuk gempa susulan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan laporan sebelumnya yang berada di kisaran 130 ribu pengungsi.

Tiga wilayah dengan jumlah pengungsi terbesar yakni Kabupaten Manggarai sebanyak 41.427 orang, Nagekeo 34.256 orang, dan Manggarai Timur 31.372 orang.

BNPB bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait masih melakukan penanganan terhadap korban serta pendataan dampak gempa di wilayah terdampak. (**)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat
Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Karhutla
Dari Uang Masuk hingga Proyek Kampus, KPK Bongkar Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
Update Gempa NTT: 44.946 Rumah Rusak, 83 Orang Meninggal
BNPB Catat 3.752 Gempa Susulan Guncang NTT, Korban Tewas Capai 75 Jiwa
Konflik Pertanahan Buay Bulan dan PTPN I Dimediasi, Empat Kesepakatan Jadi Titik Awal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 87 Orang, 150.576 Mengungsi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:19 WIB